logo rilis
Elpiji Tiga Kilogram Hilang, Masyarakat Kendari Panik
Kontributor
Kurniati
09 April 2018, 11:13 WIB
Elpiji Tiga Kilogram Hilang, Masyarakat Kendari Panik
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Kendari— Gas tabung elpiji ukuran tiga kilogram menghilang di sejumlah pasar di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Warga pun menjadi panik dan mencari di sejumlah agen maupun pengecer.

Menurut salah seorang agen gas di Kota Kendari, Arban (63), gas ukuran tiga kilogram itu sejak lima hari terakhir sudah habis. 

"Hingga hari ini belum ada pasokan tabung dari pihak distributor. Di mana-mana agen gas tabung di Kota ini tidak memiliki lagi stok. Semuanya kosong. Saya juga kurang faham kenapa bisa seperti ini," katanya di Kendari, Senin (9/4/2018).

Hal senada diungkapkan Hj Tati (45), pedagang kebutuhan bahan pokok di pasar Bonggoeya, yang juga menjual gas tabung eceran yang dibeli dari agen penyalur.

Ia mengatakan, hampir sepekan terakhir ini, masyarakat di kawasan itu mencari kebutuhan gas ukuran kecil itu.

Namun, tak bisa tersalurkan karena stok gas itu habis sejak beberapa hari ini.

"Kalau pun ada gas tabung ukuran seperti itu, pedagang sudah menjualnya dengan harga antara Rp35.000 hingga Rp40.000 per tabung ukuran 3 kilogram, bahkan mungkin lebih," kata Tati.

Lain halnya Wa Tia (56), pedagang kios lainnya mengaku tidak lagi menjual gas ukuran kecil karena stoknya memang habis beberapa hari ini. Ia hanya menjual elpiji dengan ukuran 12 kilogram, tentunya harga jual pun menyesuaikan.

"Kami masih ada stok gas tabung ukuran 12 kilogram hanya dua buah dengan harga Rp180 ribu per tabung atau naik dari harga normal yang biasanya dijual antara Rp160 ribu hinga Rp165 ribu per tabung," ujarnya.

Belum ada keterangan dari pihak Pertamina maupun dari Hiswana Migas di Kendari, terkait kelangkaan gas elpiji subsidi tersebut.

Namun, kecemasan warga di kota ini utamanya dari masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah mulai was-was terkait menghilangnya gas tersebut.

Sumber: ANTARA


500
komentar (0)