logo rilis
Elite PDIP Dikaitkan dengan Sengkarut KTP, Demokrat yang Dibelah
Kontributor
Tari Oktaviani
24 Maret 2018, 19:30 WIB
Elite PDIP Dikaitkan dengan Sengkarut KTP, Demokrat yang Dibelah
Politisi PDIP Masinton Pasaribu. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Politisi PDIP Masinton Pasaribu menepis partainya telah menyudutkan Partai Demokrat sebagai biang persoalan kasus dugaan korupsi kartu tanda penduduk berbasis elektronik (e-KTP). Menurutnya apa yang disampaikan Sekjen PDIP Hasto Kristianto hanya melihat realita yang terjadi saat proyek itu bergulir pada pemerintahan Demokrat.

"PDI Perjuangan tidak dalam rangka membenturkan dengan siapa-siapa. Kita kan meletakan duduk soal. Permasalahan e-KTP kan pada tahun 2010-2011 penganggarannya. Dan usulan e-KTP ini juga proyek pemerintah. PDIP saat itu oposisi," ucap Masinton di Jakarta, Sabtu (24/3/2018).

Kendati begitu, ia membantah PDIP ingin menyasar orang perorang dalam kasus dugaan korupsi e-KTP senilai Rp2,3 triliun ini.

"Kami enggak sikat siapa-siapa, mengaitkan dengan apa-apa. Kita cuma jelaskan e-KTP proyek besar yang berlangsung pada pemerintahan sebelumnya. Kalau kita ngomong desainer, ya pemerintah sebelumnya," jelas Masinton.

Hanya saja, apa yang terjadi hari ini menurutnya karena ada pihak yang ingin menyudutkan permasalahan e-KTP ke PDIP.

"Ini kan ada yang mencoba persoalan e-KTP ini seakan-akan tanggung jawabnya PDIP," papar Masinton.

Sebelumnya, Sekjen PDIP Hasto Kristianto mengatakan, saat proyek itu dijalankan, PDIP sebagai oposisi dan tidak memiliki menteri di pemerintahan sehingga tidak ikut mendesain. Oleh sebabnya, ia merasa saat ini seolah ada upaya menyudutkan PDIP melalui kasus tersebut.

Editor: Yayat R Cipasang


komentar (0)