logo rilis
Elektabilitas Jokowi Jeblok, PDIP Ogah Percaya Survei INES
Kontributor
Nailin In Saroh
07 Mei 2018, 10:35 WIB
Elektabilitas Jokowi Jeblok, PDIP Ogah Percaya Survei INES
Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengungguli Joko Widodo. Hal itu disampaikan dari hasil survei Indonesia Network Survei (INES), yang baru-baru ini mencuat di ruang publik. 

Menanggapi hal itu, Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira mengaku, pihaknya kesulitan untuk mengomentari hasil survei tersebut. Menurutnya, sangat sulit untuk mengetahui secara persis metode dan teknis sample yang digunakan oleh lembaga survei tersebut.

“Agak sulit juga mengomentari hasil survei (INES). Lebih penting lagi adalah kredibilitas lembaga survei,” ujar Andreas di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/5/2018).

Menurut Andreas, sebuah hasil survei bisa saja hasilnya diatur tergantung dengan keinginan dari sang surveyor. Hal tersebut tergantung dari metode, sample dan teknik pengolahan datanya. Terlebih semakin menjamurnya lembaga survei
menjelang pemilu.

“Sah-sah saja hasil survei dari INES. Tetapi jujur saya sendiri belum pernah dengar lembaga survei ini dan reputasi-nya,” tuturnya.

Dengan adanya fenomena terkait lembaga survei yang kian menjamur tersebut, Andreas menilai, kemungkinan besar tidak dapat dipastikan dari hasil surveinya karena mudah untuk dimanipulasi.

“Pengalaman kita dalam Pilpres 2014 banyak lembaga survei abal-abal atau lembaga survei yang sudah punya nama, tapi kemudian rela menampilkan hasil survei abal-abal untuk tujuan kampanye bagi Capres tertentu,” tandasnya.

Sebagai informasi, lembaga survei INES telah merilis hasil penelitian terbaru yang dilakukan pada 12-28 April 2018. Hasilnya, Partai Gerindra berada di posisi teratas dengan memperoleh 26,2 persen mengalahkan PDIP di posisi kedua dengan 14,3 persen. 

Untuk calon presiden, jika menggunakan Top Of Mind nama Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto mengalahkan Joko Widodo. Prabowo mendapatkan 50,2 persen, sedangkan Jokowi 27,7 persen.

Editor: Sukma Alam


500
komentar (0)