logo rilis
Figur HT Dinilai Mampu Dongkrak Elektabilitas Jokowi
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
18 April 2018, 11:19 WIB
Figur HT Dinilai Mampu Dongkrak Elektabilitas Jokowi
Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Partai Perindo tak terlalu khawatir dengan elektabilitas Presiden Joko Widodo berdasarkan sejumlah lembaga survei yang masih di kisaran angka 30-40 persen. Menurut Ketua Bidang Humas dan Komunikasi Publik DPP Perindo, Dwi Badarmanto, hal itu lantaran belum dipastikan siapa kandidat cawapres pendamping mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut. 

Dwi mengatakan, nama cawapres nantinya akan turut berperan dalam mendongkrak elektabilitas Jokowi. Dirinya menyebut, Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo adalah salah satu tokoh yang bisa menaikkan elektabilitas Jokowi di Pilpres 2019 mendatang. 

"Pak HT bisa mendongkrak elektabilitas Pak Jokowi. Beliau sebagai tokoh muda, ketum partai, pengusaha yang berhasil. Tentu saja akan membantu elektabilitas Pak Jokowi," kata Dwi saat dihubungi rilis.id, Rabu (18/4/2018).

Purnawirawan Pati TNI Angkatan Udara bintang satu itu menjelaskan, kinerja Jokowi selama ini sudah terlihat berhasil dalam memimpin pemerintahan. Hal itu yang menjadi pertimbangan Perindo untuk mendukung Jokowi di 2019 nanti. 

"Politik itu kan dinamis. Kerja Pak Jokowi sudah berhasil di pemerintahan. Jadi elektabilitas juga nanti akan naik terus. Apalagi kalau sudah menjelang pendaftaran capres cawapres," ujarnya.

Sebelumnya,  Media Survei Nasional (Median), merilis hasil survei yang masih menempatkan Jokowi di atas Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Meski mengalami kenaikan, namun elektabilitas Jokowi masih berada di angka 36,2 persen. Sementara Prabowo, berada di angka 20,4 persen.

"Survei dimulai dengan mengukur elektabilitas tokoh yang paling tepat menjadi capres. Pak Jokowi masih unggul 36,2 persen, disusul dengan Pak Prabowo 20,4 persen, dan nama kandidat lainnya," kata Direktur Riset Median, Sudarto. 

Editor: Elvi R


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)