logo rilis
Ekonomi Surabaya Lesu Pascaserangan Bom
Kontributor
Syahrain F.
20 Mei 2018, 16:59 WIB
Ekonomi Surabaya Lesu Pascaserangan Bom
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. FOTO: RILIS.ID/Ainul Ghurri

RILIS.ID, Surabaya— Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengakui roda perekonomian di Kota Pahlawan sedang mengalami penurunan pascaserangkaian serangan bom yang terjadi di sejumlah lokasi sepekan lalu.

Risma mengatakan, peristiwa ledakan bom di tiga gereja dan mapolrestabes Surabaya yang mengakibatkan belasan orang meninggal dan puluhan orang luka-luka tidak hanya membuat warga Surabaya khawatir dan takut, melainkan juga berdampak pada roda perekonomian di Surabaya. 

"Ya agak turun tapi mudah-mudahan cepat normal kembali," katanya, hari ini (20/5/2018), di Surabaya.

Pihaknya berharap agar situasi dan kondisi di Kota Surabaya berlangsung kondusif sehingga warga bisa melakukan aktivitas seperti biasa dan juga investor tidak khawatir berinvestasi di Surabaya.

Hal sama dikatakan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Surabaya Jamhadi.

"Dengan adanya kejadian itu tentu, semua pihak yang ada di Surabaya harus merapatkan barisan menunjukkan ke dunia luar bahwa di Surabaya aman untuk tinggal, wisata dan bisnis," ujaranya.

Ketua Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas) Wilayah Jawa Timur Mohammad Supriyadi sebelumnya menyatakan aksi peledakan bom di Surabaya dan Sidoarjo menurunkan kepercayaan investor untuk berinvestasi di Kota Pahlawan dan sekitarnya.

"Dari sisi produksi, (serangan itu) mencegah para pekerja untuk masuk kerja atau melakukan kegiatan produksi," katanya.

Selain itu, lanjut dia, dari sisi logistik, adanya razia, pengamanan dan penutupan jalan mengganggu distribusi logistik regional. 

"Dari sisi konsumsi juga mengurangi jumlah total konsumsi karena adanya penurunan pengunjung pada pusat perbelanjaan ritel maupun grosir," katanya.

Sumber: ANTARA


500
komentar (0)