logo rilis
Dukungan Balitbangtan untuk Pengembangan Mangga di Sumenep
Kontributor
RILIS.ID
12 Juli 2019, 13:22 WIB
Dukungan Balitbangtan untuk Pengembangan Mangga di Sumenep
FOTO: Humas Balitbangtan

RILIS.ID, Jakarta— Berawal dari keinginan petani yang tinggi  untuk menanam komoditas mangga di wilayah kepulauan dan daratan mendorong Dinas Pertanian Kabupaten Sumenep mengajukan permintaan benih mangga kepada Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian. Gayung bersambut dengan program dukungan perbenihan Badan Litbang Kementerian Pertanian 2017-2019 di antaranya melalui Balitbu Tropika telah produksi benih sebar mangga. Sinergi antara Dinas Pertanian Kab. Sumenep, Dirjen. Hortikultura dan Balitbangtan Kementan bersama-sama mendukung keinginan petani untuk mengembankan tanaman mangga dibeberapa kecamatan di Kabupaten Sumenep. 

Secara geografis wilayah kabupaten Sumenep terbagi dalam 2 (dua) wilayah, yaitu wilayah Sumenep daratan dengan luas 1.146,93 kilometer persegi atau 54,79 persen; dan wilayah Sumenep Kepulauan dengan luas 946,53 kilometer persegi atau 45,21 persen. Kabupaten Sumenep beriklim kering, yang menurut Oldemann termasuk dalam type iklim D3, mempunyai rata-rata curah hujan 1.707 milimeter per tahun, dengan jumlah dari hujan 200 hari. Curah hujan tertinggi terjadi pada bulan Desember dan curah hujan terendah pada bulan Agustus. Kondisi geografis dan iklim tersebut sangat cocok untuk pertumbuhan tanaman mangga dan tanaman buah tropika lainnya. Kabupaten Sumenep dapat berpotensi  menjadi sentra produksi buah-buahan untuk menyangga kebutuhan pasar wilayah Jawa Timur, Bali dan  Makasar. Oleh karena itu Balitbangtan melalui Balitbu Tropika segera memberikan bantuan benih beberapa varietas mangga unggul.
Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika (Balitbu Tropika) telah menyerahkan bantuan sebanyak 30 ribu benih sebar mangga kepada Dinas Pertanian Kabupaten Sumenep secara bertahap.Tahap pertama diserahkan pada awal 2019 sebanyak kurang lebih 20 ribu benih dan pada pertengahan tahun ini didistribusikan 10 ribu benih. Benih yang diserahkan adalah mangga varietas Agri Gardina, Gedong Gincu, Garifta merah dan mangga Garifta orange

Petani di Kabupaten Sumenep sangat antusias menerima bantuan benih mangga terlihat dari progres penanaman dan pertumbuhan tanaman yang baik, demikian dipaparkan oleh Kabid.Prasarana, sarana dan penyuluhan Arif Firmanto di Kantor Diperta Hortikultura dan Perkebunan Kab. Sumenep. Benih mangga telah ditanam oleh petani di Kecamatan Rubaru, Dasuk, Manding, Arjasa, Gapura, Lenteng, Pasongsongan, Saronggi, Bluto, Ambunten, Batu Putih, dan Pragaan, demikian diungkapkan oleh Arif. Sistem penanaman ada pola pekarangan, dalam hamparan yang luas dan tumpang sari dengan komoditas lain. Kondisi tanaman cukup baik hanya dibeberapa lokasi kekurangan air karena sudah memasuki musim kemarau. 

Kepala Balitbu Ellina Mansyah menyampaikan akan memberikan dukungan terhadap pengembangan mangga melalui bantuan benih, konsultasi, bimbingan teknis dan pembinaan budidaya tanaman mangga kepada petani. Selain itu Balitbu Tropika juga akan mensuport pengembangan buah lainnya antara lain pisang Kepok Tanjung, pepaya Merah Delima dan durian unggul. Dukungan dan kerjasama tersebut dikukuhkan dengan perjanjian kerjasama pendampingan pengembangan buah tropika antara Balitbu Tropika dengan Diperta Hortikultura dan Perkebunan Kab. Sumenep. Selanjutnya PKS tersebut ditandatangani oleh kedua belah pihak untuk menjadi acuan dalam pelaksanaan kegiatan selanjutnya.

Semoga dengan adanya kegiatan kerjasama pengembangan mangga dan komoditas buah tropika lainnya ini, dapat menjadikan Kabupaten Sumenep menjadi sentra mangga dan buah lainnya sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sumber: Balitbangtan




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID