logo rilis

Duet Prabowo-Airlangga, Sarmuji: Golkar Pasti ke Jokowi
Kontributor
Nailin In Saroh
14 Maret 2018, 11:29 WIB
 Duet Prabowo-Airlangga, Sarmuji: Golkar Pasti ke Jokowi
Politisi Partai Golkar, Sarmuji. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Politisi Partai Golkar, Sarmuji, menegaskan partainya akan tetap mendukung Joko Widodo sebagai calon presiden di Pilpres 2019 nanti. Meskipun, Ketua Umum Airlangga Hartarto bukan sebagai pasangan duet calon petahana presiden RI itu.

Menurutnya, hingga kini belum ada pembahasan internal partai terkait Airlangga bakal menjadi calon wakil presiden (cawapres) Prabowo Subianto.

"Tidak tahu, tidak pernah ada wacana itu. Kita pasti ke Pak Jokowi," ujar Sarmuji di Jakarta, Rabu (14/3/2018).

Meskipun, Sarmuji tak menampik adanya kemungkinan Menteri Perindustrian itu disandingkan dengan mantan Danjen Kopassus itu.

"Walaupun kemungkinan ada ke Prabowo," tambahnya singkat.

Sebelumnya, pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Indria Samego menilai, duet Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan figur pebisnis menjadi alternatif pendamping Prabowo untuk menandingi Joko Widodo (Jokowi).

Sebab, Indonesia ke depan ingin menjadi negara dengan kekuatan ekonomi terbesar ke empat global. Karenanya, calon presiden dari Partai Gerindra harus dilengkapi oleh sosok yang memiiliki kecakapan di bidang ekonomi.

"Orang itu harus networking, punya jaringan bisnis dan yang visioner ekonomi. Kalau mau pilih yang punya jaringan kuat, businessman gitu," ujar Indria kepada rilis.id di Jakarta, Senin (12/3) kemarin.

Indria mengaku sudah mengantongi nama calon wakil presiden yang cocok dengan Prabowo, yakni Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto.
 
"Saya kira Airlangga Hartarto salah satunya. Dia pengusaha, juga politisi," ungkap Indria.

Prabowo-Airlangga, diyakini bisa menjadi duet maut pesaing Jokowi di perhelatan Pilpres nanti. Pasangan ini disebut ideal karena Prabowo merupakan perwira TNI paling cemerlang dan ditakuti, sedangkan Airlangga merupakan seorang pengusaha sukses yang moncer di dunia bisnis.

"Saya kira itu lebih reasonable (masuk akal). Karena memang ada alasan yang membenarkan Prabowo harus cari wapres yang secara politis diterima dan secara teknis memiliki kapasitas untuk itu," jelas Indria.

"Setara lah kalau dengan Airlangga," tambahnya.

Editor: Sukma Alam


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)