Home » Peristiwa » Dunia

Dua Tewas dalam Protes Kekerasan Seksual dan Pembunuhan Anak di Pakistan

print this page Kamis, 11/1/2018 | 15:25

Massa yang marah mengiringi jasad Zainab Ansari, kemarin (10/1). FOTO: AFP

RILIS.ID, Islamabad— Dua orang tewas dan sejumlah lain terluka pada unjuk rasa di Pakistan, memprotes kelambatan pihak kepolisian dalam menangani kasus kekerasan seksual dan pembunuhan gadis berusia delapan tahun.

Stasiun TV Pakistan Express News memberitakan pada Selasa (9/1), seorang gadis ditemukan tewas di sebuah tempat pembuangan sampah, hampir sepekan setelah dilaporkan hilang oleh keluarganya.

Berita itu disambut amarah penduduk setempat dan warganet. Mereka meluapkan kekesalan mereka atas ketidakpedulian dan lemahnya pemerintah terhadap kasus-kasus kekerasan seksual anak-anak di Pakistan.

Siaran televisi menampilkan, massa menyerbu ke kantor polisi dan kantor wakil komisioner di kota Kasur. 

Polisi melepaskan tembakan untuk membubarkan demonstran.

"Dua orang tewas dan enam terluka dalam bentrokan itu," kata polisi Junaid Khalid seperti dikutip dari kantor berita Anadolu Agency.

Alih-alih membenahi sistem perlindungan dan keamanan bagi masyarakat—khususnya anak-anak—Kepala Menteri provinsi Punjab Shehbaz Sharif justru menyalahkan penduduk sekitar atas kejadian itu.

"Merasa sangat sedih atas pembunuhan gadis delapan tahun itu. Komunitas yang tidak bisa melindungi anak-anak mereka benar-benar terkutuk," ucapnya.

Namum, ia berjanji akan mengejar pelaku dan menghukum seberat-beratnya.

"Kami tidak akan lelah memburu pelaku tindakan kejam dan memberikannya hukuman terberat di mata hukum," cuitnya di Twitter.

Dalam akun Twitter resminya, Kepala Tentara Pakistan Jenderal Qamar Javed Bajwa menawarkan dukungan penuh kepada pejabat pemerintah untuk menangkap pelaku kriminal itu.

Diculik
Pada 4 Januari lalu, keluarga korban melaporkan ke polisi atas hilangnya Zainab Ansari seusai mengikuti kelas Al-Quran. Pada waktu kejadian, orang tuanya tengah melaksanakan ibadah umrah ke Mekah, Arab Saudi. Dalam rekaman CCTV, nampak Zainab dibawa pergi oleh seorang laki-laki dewasa. 


Gadis berusia delapan tahun Zainab Ansari. FOTO: Twitter/Imran Khan

Polisi mengatakan, jasadnya sudah diautopsi dan laporan awal memastikan adanya tindakan kekerasan seksual secara berulang-ulang.

"Saya tidak ingin mengatakan apapun. Saya hanya menginginkan keadilan untuk anak saya," kata ibu korban kepada wartawan di Bandara Benazir Bhutto di Islamabad.

Sebelumnya, kota Kasur pernah dilanda kasus ditemukannya jaringan pedofil yang telah menculik dan melakukan tindakan kekerasan seksual setidaknya terhadap 280 anak-anak.

Kebanyakan dari korban merupakan pria dewasa yang bungkam mengenai pengalaman pelecehan seksual itu selama bertahun-tahun.

 

 

Penulis Syahrain F.
Sumber Anadolu Agency

Tags:

pakistanzainab ansarigadis delapan tahunpemerkosaan