logo rilis
Dua Cagub Sowan ke Paman Uu Ruzhanul Ulum
Kontributor
Arman Putra
27 Maret 2018, 07:42 WIB
Dua Cagub Sowan ke Paman Uu Ruzhanul Ulum
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafiz Faza.

RILIS.ID, Tasikmalaya— Basis politik calon wakil gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum pendamping Ridwan Kamil di Pondok Pesantren Miftahul Huda kembali menjadi 'target' lawannya dalam persaingan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2018.

Sebelumnya, calon gubernur Jawa Barat Mayjen (purn) TNI Sudrajat mendatangi pimpinan Miftahul Huda yang merupakan paman Uu Ruzhanul Ulum yaitu Asep Maoshul pada Minggu (24/3). Selain Sudrajat, calon Gubernur Deddy Mizwar pun tak ingin luput dari perhatian.

Deddy mendatangi langsung kediaman Asep Maoshul pada Senin (26/3). Deddy yang mendapatkan sambutan hangat Asep Maoshul, juga mendapat kesempatan berziarah makam pendiri Pesantren Miftahul Huda KH. Mama Khoer Affandi.

Seusai pertemuan, Asep mengapresiasi kedatangan Deddy Mizwar setelah beberapa calon lainnya yang juga bersilaturahim. Figur Deddy, menurut Asep, layak dipertimbangkan dalam kancah pemenangan Pilgub Jabar.

"Ya, salah satunya itu (mempertimbangkan). Saya sangat berharap dedikasinya jangan matreog (ikut-ikutan) gitu ya, apalagi sekarang banyak orang berebut-berebut. Beliau nanti di-kersakeun ku Allah jadi (kalau nanti dizinkan Allah), saya yakin beliau tidak akan goyah," ujar Asep di Pesantren Miftahul Huda Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat, Selasa (27/3/2018).

Menurutnya, figur Deddy Mizwar selama menjalankan tugas sebagai Wakil Gubernur Jawa Barat mendampingi Ahmad Heryawan patut diapresiasi. "Tentu saja juga langkahnya banyak terobosan, terkadang banyak bersebrangan dengan orang-orang. Deddy ini berani, tapi sendiri. Jarang loh orang punya berani begitu," katanya.

Asep menuturkan, kedatangan Deddy Mizwar mempunyai nuansa berbeda dengan calon lainnya. Deddy, lanjut Asep, merupakan aktor senior memiliki keteladanan tidak hanya bagi para artis.

"Kebahagiaan tersendiri (disambangi Deddy Mizwar), sejak kecil sudah jadi idola. Kenal beliau juga bukan sekadar sebagai seorang (aktor) sinema, saya sering ketemu di Komisi dan Gedung Sate. Biasanya kalau artis itu matreog ikut arah mata ngin, kalau beliau enggak. Beliau yang menentukan arah mata anginnya, jadi bukan ikut," katanya.

Di tempat yang sama, Deddy Mizwar menilai kedatangannya langsung dengan Asep Maoshul untuk berdialog, bertukar gagasan apa yang harus ditingkatkan dari perhatian Pemerintah untuk pengembangan Pesantren.

"Yang penting kita banyak bertemu orang. Bertanya juga bagaimana perhatian provinsi ke depan untuk Pesantren. Karena dengan dialog ini kita bisa lebih mendapatkan secara komprehensif apa yang dibutuhkan untuk masyarakat," katanya.

Saat ditanya soal menggalang dukungan ke Asep Maoshul, Deddy menegaskan kedetangannya kali ini merupakan sebatas memperkuat tali silaturahmi. "Doa aja doa, gubernurnya sudah ada," cetusnya.

Editor: Sukardjito


500
komentar (0)