logo rilis
Dua ABK Tewas Akibat Pertikaian di Kapal KM Mina Sejati, TNI AL Turun Tangan
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
19 Agustus 2019, 12:30 WIB
Dua ABK Tewas Akibat Pertikaian di Kapal KM Mina Sejati, TNI AL Turun Tangan
Ilustrasi pembajakan di laut. (REUTERS/Fernando Veludo)

RILIS.ID, Jakarta— TNI Angkatan Laut turut membantu menyelesaikan permasalahan yang terjadi di KM Mina Sejati yang diketahui tengah ditimpa masalah sejak Jumat petang menjelang malam (16/8/2019)

Pertikaian itu membuat 13 orang yang turut dalam pelayaran KM Mina Sejati dikabarkan menceburkan diri ke laut. Dua orang dikabarkan tewas dalam insiden di perairan Dobo, Kepulauan Aru, Maluku tersebut. 

Kepala Dinas Penerangan TNI AL, Laksamana Pertama TNI Zaenal, mengatakan, personel TNI AL di KRI Teluk Lada-521 kini tengah berupaya membantu menyelamatkan korban pertikaian yang terjadi di dalam KM Mina Sejati. 

"Mereka terus menempel dan membayangi KM Mina Sejati yang mematikan radionya dan tidak membalas komunikasi lain," katanya, di Jakarta, Senin (19/8/2019). 

Dia menjelaskan, upaya penyelamatan oleh personel KRI Teluk Lada-521 dilaksanakan secara persuasif untuk menghindari berbagai hal buruk yang dapat terjadi, apalagi kondisi gelombang kini bisa mencapai sekitar tiga meter.

Sebelumnya beredar berita bahwa KM Mina Sejati yang merupakan kapal penangkap cumi-cumi itu dibajak.

"Hal itu tidak benar, karena latarnya adalah perkelahian alias pertikaian antar ABK kapal ikan itu, bukan pembajakan oleh pihak di luar kapal itu. Apa sebab-musabab perkelahian itu, kami belum mengetahui secara persis," ujarnya.

KM Mina Sejati diketahui tengah ditimpa masalah pada Jumat petang menjelang malam (16/8/2019). 13 orang yang turut dalam pelayaran KM Mina Sejati menceburkan diri ke laut setelah perkelahian bersenjata tajam itu terjadi.

"Dua meninggal dunia dan tiga selamat ditolong ABK KM Gemilang yang berlayar di dekat KM Mina Sejati dan secara total ada 11 orang yang selamat," kata Zaenal.

Penelusuran lebih lanjut mendapati bahwa di dalam KM Mina Sejati terdapat 36 orang termasuk seorang nakhoda kapal. "Diketahui bahwa ada lima ABK yang menyulut perkelahian dan saat ini masih ada 15 orang di dalam kapal itu," kata dia.

Atas informasi itulah maka tim penyelamat dari KRI Teluk Lada-521 tengah berupaya untuk merapat dan menaiki KM Mina Sejati guna membebaskan korban pertikaian bersenjata di dalam kapal itu.

"Tengah disiapkan tim VBSS, namun harus waspada mengingat faktor cuaca dan gelombang laut serta kemungkinan lain yang bisa terjadi," ungkap Zaenal.

Sumber: Antara




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID