logo rilis

DPRD Jatim Sarankan Lima Rumah Sakit Tuntut BPJS Kesehatan, Ada Apa?
Kontributor
Budi Prasetyo
23 Oktober 2018, 15:30 WIB
DPRD Jatim Sarankan Lima Rumah Sakit Tuntut BPJS Kesehatan, Ada Apa?
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Surabaya — Komisi C DPRD Jawa Timur mendesak agar Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan segera melunasi tunggakan di lima rumah sakit yang ada di Jatim. Bahkan, pihak rumah sakit disarankan agar melakukan tuntutan hukum kepada BPJS. 

"Kami minta agar ada upaya hukum ke BPJS. Tunggakan BPJS ke rumah sakit sangat mengganggu kinerja rumah sakit,” ungkap wakil ketua Komisi C DPRD Jatim Renville Antonio di Surabaya, Senin (22/10/2018).

Renville mengatakan, agar rumah sakit tetap bisa beroperasi pihaknya mendorong managemen terkait mengajukan hutang ke Bank Jatim.

"Nanti jika hutang ke Bank Jatim, Pemprov menalangi subsidi bunga dari pengajuan pinjaman tersebut. Ini dilakukan supaya operasional dan pelayanan dari rumah sakit tetap berjalan,” tutupnya.

Saat ini, keuangan di RSUD milik pemprov Jatim seperti RSUD dr Soetomo, RSU Haji, RS Saiful Anwar Malang, RS dr Sadono Madiun, RSJ Menur terpaksa memakai keuangan internal untuk membayar obat, perawatan pasien yang seharusnya ditanggung BPJS. Tunggakan BPJS ke satu RSUD Jumlahnya pun sangat besar. Misal di RSUD dr Sadono Madiun mencapai Rp20 miliar.

Sebelumnya, Komisi E DPRD Jatim juga meminta kepada BPJS kesehatan segera melunasi tagihan yang masih menunggak di beberapa rumah sakit di Provinsi Jatim. Sebab, apabila tunggakan tersebut belum terbayarkan ke rumah sakit Pemprov Jatim. Dikhawatirkan hal ini akan mempengaruhi pelayanan kepada masyarakat.

 

Editor: Elvi R


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)