logo rilis

DPRD DKI Ingin Proses Hukum Kasus Lahan Cengkareng Ditindaklanjuti
Kontributor

23 Mei 2018, 18:41 WIB
DPRD DKI Ingin Proses Hukum Kasus Lahan Cengkareng Ditindaklanjuti
Gedung DPRD DKI Jakarta. FOTO: dprd-dkijakartaprov.go.id

RILIS.ID, Jakarta— DPRD DKI Jakarta mendorong aparat hukum segera menuntaskan kasus pembelian lahan Cengkareng, Jakarta Barat. Sebab, sampai kini kasusnya masih menggantung.

"Harusnya ditindaklanjuti proses hukumnya, agar clear," ujar Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta, Ruslan, saat dihubungi rilis.id di Jakarta, Rabu (23/5/2018).

DPRD, janji politisi Partai Hanura ini, pun bakal mengawal terus kasus tersebut. "Tentunya akan kita kawal," katanya.

Ruslan menyatakan demikian, lantaran kasus pembelian lahan tersebut merugikan warga Jakarta. "Tentu akan kita pertanyakan, bagaimana kinerja aparat pemerintah, khususnya SKPD terkait," jelas dia.

Namun, dirinya belum bisa memastikan, kapan pertemuan Komisi C dengan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait. Soalnya, tandas Ruslan, "Lagi bulan puasa."

Sebagai informasi, Wakil Gubernur DKI, Sandiaga Uno telah melaporkan kasus pembelian lahan di Cengkareng pada 2015 senilai Rp668 miliar ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Alasannya, banyak pembelian lahan "gila-gilaan" di penghujun tahun demi mengejar penyerapan anggaran.

Apalagi, temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di 2016 menyebutkan, Pemerintah Daerah (Pemda) DKI merugi akibat pembelian lahan 4,6 hektare ini. Soalnya, lahan yang dibeli Dinas Perumahan tersebut tercatat sebagai aset Pemda DKI cq Dinas Kelautan, Pertanian, dan Ketahanan Pangan.

Di sisi lain, Bareskrim dan Kejaksaan Agung (Kejagung) telah memulai proses penyelidikan perkara tersebut. Tapi, hingga kini belum jelas perkembangannya.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)