logo rilis
DPR Usul Moratorium Layanan Facebook
Kontributor
Fatah H Sidik
17 April 2018, 18:34 WIB
DPR Usul Moratorium Layanan Facebook
Anggota Komisi I DPR RI, Meutya Hafid. FOTO: RILIS.ID/Tio Pirnando

RILIS.ID, Jakarta— Anggota Komisi I DPR RI, Meutya Hafidz, mengusulkan moratorium layanan Facebook di Indonesia. Alasannya, tak bisa melindungi data pelanggan dan belum menyerahkan hasil audit investigasi yang diminta Kementerian Komunikasi dan Informatika.

"Tidak tabu bagi pemerintah untuk moratorium pelayanan Facebook di Indonesia, sampai ada komitmen dan investigasi menyeluruh dan ada perbaikan," ujarnya sela Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi I dengan manajemen Facebook di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (17/4/2018).

"Dan sampai jelas siapa yang bersalah, karena mereka mengatakan masih terus melakukan investigasi terhadap kebocoran data tersebut," imbuh dia.

Menurut politisi Partai Golkar ini, hal lumrah bila pemerintah melakukan moratorium tersebut. Dia mencontohkan dengan kasus Telegram, beberapa waktu lalu. Kala Telegram berkomitmen, layanannya dibuka kembali.

Di sisi lain, Meutya geram dengan RDPU. Soalnya, manajemen Facebook cuma menyampaikan sikap tanpa ada dokumen yang menunjukkan telah berusaha melindungi data pelanggan.

Apalagi, kesalahan dan kebocoran data pelanggan Facebook seolah-olah dilimpahkan ke pihak ketiga, aplikasi.

"Memang ada kesepakatan dengan pihak aplikasi? Itu penting, karena harus ada dasar hukum yang dipakai untuk menilai, apakah betul sesuai klaim Facebook, mereka tidak melakukan kebocoran dan itu bukan salah Facebook," tuntasnya.


500
komentar (0)