logo rilis
DPR Selesaikan Pembahasan RUU KUHP
Kontributor
Nailin In Saroh
16 September 2019, 19:00 WIB
DPR Selesaikan Pembahasan RUU KUHP
Aksi Tolak RKUHP. FOTO: RILIS.ID

RILIS.ID, Jakarta— Panitia Kerja (Panja) RUU KUHP di DPR telah menyetujui pembahasan untuk mendukung KUHP lama peninggalan kolonial. Panja juga berhasil menyelesaikan pasal-pasal yang dibahas multi tafsir, Minggu (15/9/2019) malam.

"Dengan demikian, sebuah misi bangsa Indonesia untuk melakukan misi dekolonialisasi hukum pengadilan nasional telah selesai," ujar Anggota Pansus RUU KUHP Taufiqulhadi di Jakarta, Senin (16/9/2019).

Dengan pertanyaan RUU tersebut, Taufiqulhadi mengatakan, pasal-pasal multi-tafsir dan fakta-fakta yang tidak sesuai dengan pasal-pasal lain, sudah tidak ada lagi.

"Dibagikan, hasil Panja ini akan dibawa ke Komisi III DPR untuk mendapat pandangan mini fraksi sebelum dibawa ke paripurna tanggal 25 September," katanya.

Tambah anggota Panja RUU KUHP lainnya, Arsul Sani, ada beberapa pasal sebagai bentuk politik hukum, fraksi-fraksi di DPR meminta ada "pagar" dalam penjelasan di RUU KUHP agar agar tidak menjadi artikel karet.

Arsul mencontohkan pasal-pasal yang terkait dengan delik kesusilaan, perzinaan, kumpul kebo, dan perbuatab cabul termasuk yang membantu terkait jenis.

"Ini kita beri batasan, termasuk yang terkait perzinaan, kumpul kebo dan hidup bersama, setujui delik aduan. Namun yang mengadu persetujuan, jika KUHP saat ini yang bisa mengabungkan hanya dengan suami atau istri, namun saat ini sedang mencari orang tua dan memperbaikinya, "ungkap Arsul.

Selanjutnya, para ahli akan memperbaiki hal-hal yang sifatnya redaksional, setelah itu diambil dalam hasil tingkat I di Komisi III DPR dan Komisi III DPR.




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID