logo rilis
DPR imbau Pemerintah Tak Buru-Buru Sahkan RUU Pertanahan
Kontributor
Nailin In Saroh
16 Juli 2019, 23:30 WIB
DPR imbau Pemerintah Tak Buru-Buru Sahkan RUU Pertanahan
Forum Legislasi ”RUU Pertanahan: Menyejahterakan atau Sengsarakan Rakyat? di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Selasa (16/7/2019).

RILIS.ID, Jakarta— DPR dan Pemerintah diimbau tak terburu-buru mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pertanahan. Lantaran, RUU ini sangat penting karena berkaitan langsung dengan rakyat dan swasta. Seperti terdapat 500 lebih UU terkait tanah yang masih tumpang-tindih. “RUU Pertanahan ini jadi tuntutan mutlak dan harus ada, karena akan menjadi payung hukum bagi seluruh rakyat. Apalagi masih ada 100 UU terkait pertanahan yang harus disingkronkan. Jadi, RUU ini mesti disempurnakan oleh anggota DPR RI mendatang,” ujar anggota Komisi II DPR Henry Yosodiningrat dalam Forum Legislasi ”RUU Pertanahan: Menyejahterakan atau Sengsarakan Rakyat? di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Selasa (16/7/2019). Henry menjadi narasumber bersama Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Viva Yoga Mauladi (FPAN) dan Dekan Fakultas Kehutanan IPB Rinekso Soemadi. Karena itu, Henry minta pemerintah merevisi dan menyempurnakan draft RUU yang ada sebelum dibahas lagi dengan DPR mendatang. Termasuk hak guna bangunan (GHB) yang dari 25 tahun menjadi 40 tahun, hak guna usaha (HGU) dan lain-lain. Politisi PDIP itu menyontohkan kasus di Lampung Barat yang dikenal dengan kopinya, tapi petani menanam di tanah negara atau kawasan nasional. “Kalau berpihak pada rakyat, mestinya hak atas tanah itu bisa diubah agar tidak merugikan petani dan kehilangan hasil kopi yang baik itu,” tambahnya. Sementara, Viva Yoga menyatakan hal yang sama agar RUU ini dilakukan singkronisasi dan melibatkan berbagai pihak terkait; Kementerian Perhubungan, Kementerian ATR, Pertanian, Lingkungan Hidup (LH), KADIN, LSM, asosiasi pertanahan, hak-hak wilayat, adat dan lain-lain. “Karena pentingnya RUU ini sebaiknya Baleg merubah statusnya dari Panja ke Pansus. Jangan terburu-buru agar tidak menimbulkan kecurigaan, siapa yang bermain ini?” kata Politisi PAN ini.



Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID