logo rilis

DPR Dorong Pemerintah Laksanakan Kesepakatan KTT ASEAN
Kontributor

30 April 2018, 11:58 WIB
DPR Dorong Pemerintah Laksanakan Kesepakatan KTT ASEAN
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafiz Faza.

RILIS.ID, Jakarta— Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo, mendorong pemerintah Indonesia mempersiapkan dan berkomitmen untuk melaksanakan tiga kesepakatan yang dicapai dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-32.

"Pimpinan DPR meminta Komisi I DPR mendorong Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk meningkatkan kinerja dalam mengantisipasi ataupun mencegah terjadinya kejahatan siber," kata Bambang dalam keterangan persnya di Jakarta, Senin (30/4/2018).

Ketiga kesepakatan tersebut adalah kerjasama keamanan siber, nota konsep jaringan kota pintar Asean, visi kepemimpinan untuk ASEAN yang berketahanan dan inovatif.

Dia mengatakan, Pimpinan DPR juga meminta Komisi II DPR mendorong Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) menciptakan kota pintar ASEAN.

"Hal itu harus dilakukan mengingat Pemerintah Daerah di Indonesia perlu meningkatkan kemampuan bersaing dan membangun sarana-prasarana untuk menuju Kota pintar ASEAN," ujarnya.

Bambang juga meminta Komisi I DPR mendorong Kementerian Pertahanan (Kemhan) untuk membangun sistem pertahanan yang lebih baik kedepannya.

Dia menilai Kemhan bisa melakukannya dengan membangun dan mengembangkan program bagi Tentara Nasional Indonesia (TNI) serta mendukung dana dalam menyiapkan alutsista bagi TNI.

Sebelumnya, KTT Ke-32 ASEAN menghasilkan tiga dokumen tanpa ada satu pun yang menyebutkan kesepakatan untuk mengatasi isu kemanusiaan Rohingya.

Ketiga dokumen tersebut disampaikan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong sebagai ketua ASEAN 2018 di Hotel Shangri-La, Singapura, Sabtu (28/4).

Ketiga dokumen hasil tersebut adalah Pernyataan Pemimpin ASEAN tentang Kerja Sama Keamanan Siber, Nota Konsep Jaringan Kota Pintar ASEAN (ASCN) dan Visi Pemimpin untuk ASEAN yang Berketahanan dan Inovatif.

Dari ketiga dokumen hasil tersebut hanya pada Visi Pemimpin ASEAN sedikit disebutkan ada poin ke sepuluh tentang pentingnya penghormatan Hak Asasi Manusia dan Kebebasan Dasar.

Poin tersebut menyebutkan "ASEAN menekankan kembali komitmen untuk memajukan dan melindungi HAM dan kebebasan dasar yang sejalan dengan Deklarasi HAM ASEAN (AHRD) dan Pernyataan Phnom Penh tentang Adopsi AHRD dan juga instrumen internasional tentang HAM yag diikuti negara-negara anggota ASEAN.

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)