Home » Elektoral

31 DPD Desak Munaslub, Azis: Itu Bukan Syarat Mutlak

print this page Kamis, 7/12/2017 | 14:35

Azis Syamsudin. FOTO: RILIS.ID/Taufiq.

RILIS.ID, Jakarta— Politisi Partai Golkar Azis Syamsuddin mengatakan, 31 DPD I Golkar yang meminta diadakannya Munaslub masih akan diverifikasi oleh DPP. Sehingga, proses ini harus dilakukan terlebih dahulu.

"Syarat 2/3 (permintaan DPD I Golkar) itu kan cuma salah satu syarat. Itu bukan syarat mutlak, syarat itu kan bersifat kolektif, bukan hanya dasarnya itu saja," kata Azis kepada wartawan, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (7/12/2017).

Di samping itu, terang Azis, pelaksanaan Munaslub juga harus mengacu pada putusan pleno Partai Golkar tanggal 21 November 2017. Di sana disebutkan, langkah Golkar selanjutnya akan dirumuskan setelah Setya Novanto menyelesaikan praperadilan.

"(Novanto) akan gugur (jabatannya) pada saat dibacakan surat dakwaan. Maka opsinya nanti setelah menjadi fakta, jadi tetap menunggu dulu karena keputusan pleno seperti itu," ujar Azis dengan nada serius.

Ketua Banggar DPR RI ini menegaskan, tidak ada yang bisa merubah putusan pleno Golkar tersebut. Usulan DPD I masih bergantung pada verifikasi, surati permintaan itu nantinya akan dilihat apakah sudah berdasarkan mekanisme atau sistem aturan yang ada dalam AD/ART Golkar.

"Kalau sudah sesuai, tetap kita harus mengacu dan mempertimbangkan putusan DPP tanggal 21 November 2017," tegas Azis.

Saat dikonfirmasi apakah melalui mekanisme demikian itu Munaslub Golkar bisa gagal? Azis menjawab, "Ya Munaslub memang ada pertimbangan. Melihat tiga hal yaitu, (ketumnya) meninggal dunia, berhalangan tetap atau mengundurkan diri dan atau dalam kondisi yang darurat atau genting," dalihnya.

Penulis Taufiq Saiffudin
Editor Sukarjito

Tags:

MunaslubGolkarAzis Syamsudin