logo rilis
Dorong UMKM Kuliner, Perusahaan Anak Bangsa Ini Tunjukkan Komitmennya
Kontributor

11 April 2018, 20:41 WIB
Dorong UMKM Kuliner, Perusahaan Anak Bangsa Ini Tunjukkan Komitmennya
Brata Santoso VP Operation and Business Development GO-FOOD Festival (paling kiri) ditemani Michael Say VP Corporate Communications GO-JEK Indonesia membuka GO-FOOD Festival Cirebon ditandai dengan pemberian apron (celemek) kepada kepada perwakilan merchant terbaik GO-FOOD di Kota Cirebon. GO-FOOD Festival akan berlangsung selama satu tahun di Cirebon Super Block Mall dengan menghadirkan 30 merchant dari seluruh Kota Cirebon hingga 31 Maret 2019.

RILIS.ID, Cirebon— GO-FOOD sebagai layanan pesan-antar makanan dalam aplikasi GO-JEK, kembali tegaskan komitmennya mendukung usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) bidang kuliner. Upaya ini sekaligus untuk meningkatkan skala bisnis UMKM melalui GO-FOOD FESTIVAL yang kini hadir di Kota Cirebon, menyusul kesuksesan rangkaian festival kuliner yang perna diselenggarakan di Jakarta, Bogor, dan Bekasi,

Dalam GO-FOOD Festival Cirebon, akan hadir 30 merchant terbaik untuk menyajikan produk kuliner sejak 30 Maret 2018 hingga 31 Maret 2019. Gelaran GO-FOOD Festival, merupakan bentuk apresiasi GO-FOOD terhadap tingginya minat pengusaha merchant untuk tumbuh besar bersama memajukan UMKM kuliner Indonesia. Melalui kemitraan yang telah terbangun selama ini, GO-FOOD yang hadir sejak April 2015 telah tumbuh menjadi salah satu penyedia layanan antar makanan terbesar di dunia, di luar China, dan bekerja sama dengan 125 ribu merchant di berbagai kota di Indonesia.

“Dengan mengadopsi kesuksesan sebelumnya, kami ingin merangkul lebih banyak pelaku UMKM kuliner untuk bergabung dalam festival ini, dan tidak hanya menyasar kota besar, namun merambah ke kota-kota lainnya di Indonesia," ujar Vice President Operation and Business Development GO-FOOD Festival Brata Santoso, dalam konferensi pers GO-FOOD Festival yang digelar Rabu (11/4/2018).

Saat ini, lebih dari 70 persen merchant partner GO-FOOD merupakan pengusaha kuliner yang masuk kategori pengusaha kecil dan menengah, yang memiliki potensi untuk tumbuh menjadi lebih besar lagi. Namun, pendanaan serta networking menjadi tantangan yang harus mereka hadapi. Oleh karena itu, GO-FOOD serta GO-FOOD Festival hadir untuk menjembatani tantangan tersebut.

Lebih lanjut, Brata memaparkan bahwa selama ini calon pelaku UMKM kuliner selalu terhambat dalam memulai bisnis kuliner karena pemikiran  harus memiliki modal yang besar, serta karyawan yang banyak. Oleh karena itu, GO-FOOD membantu untuk memberikan akses yang lebar kepada mereka yang ingin berinovasi kuliner tanpa modal yang besar. Terkait networking, GO-FOOD Festival juga hadir untuk menjembatani para pelaku UMKM dengan para pecinta makanan yang lebih banyak lagi, tentunya selain pelanggan setia mereka.

Brata melanjutkan, GO-FOOD Festival menggunakan konsep food court atau pujasera (pusat jajanan serba ada) di mana para pengusaha UMKM dapat menawarkan produk kulinernya. “Yang berbeda dengan konsep food court pada umumnya, para pengusaha tidak perlu menyiapkan dana besar di muka untuk biaya sewa booth dan jasa pelayan. Kami juga akan menyiapkan seluruh kebutuhan peralatan masak yang biasanya juga cukup mahal bagi para pebisnis mikro,” ujar Brata.

 


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)