logo rilis

Dokter Ini Bilang Tak Masalah Novanto Main Tenis Usai Operasi Jantung
Kontributor
Tari Oktaviani
23 April 2018, 15:47 WIB
Dokter Ini Bilang Tak Masalah Novanto Main Tenis Usai Operasi Jantung
Mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Setya Novanto. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Dokter Rumah Sakit Premier Jatinegara, Glen S Dunda, mengatakan tidak masalah Setya Novanto bermain tenis meja setelah menjalani operasi jantung. Hal itu disampaikannya saat bersaksi untuk terdakwa dokter Bimanesh Sutarjo di pengadilan tindak pidana korupsi, Jakarta.

Mulanya, Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menanyakan kondisi kesehatan Novanto pascadirawat di RS Premier pada 17 September 2017 lalu. Ini mengingat, kala itu ia sempat menjalani perawatan intensif di RS Premier Jatinegara. Alasan itu pun kerap dipakai pihak Novanto yang tidak bisa penuhi panggilan KPK, saat ia berstatus tersangka.

Saat itu, Novanto pun beralasan sedang menjalani operasi tertutup pada jantungnya. Namun, beberapa hari kemudian ia ketahuan bermain tenis meja. Menurut Glen, aktivitas olahraga itu tidak membahayakan Novanto karena organ jantung sudah semakin kuat dengan pemasangan dua buah ring.

"Setelah pasang ring ya sudah tidak apa-apa," kata Glen, Senin (23/4/2018).

Di sisi lain, Glen menceritakan bahwa Novanto pernah meminta agar dia dirawat oleh dokter Terawan Agus Putranto. Adapun Dokter Terawan yang dimaksud adalah Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto, Mayjen TNI Terawan.

Novanto bahkan berkomunikasi dengan dokter Terawan, agar mendapat perawatan atas diagnosa penyempitan saluran pernapasan. Namun, menurut Glen, Novanto tidak jadi mendapat perawatan dari dokter Terawan.

"Akhirnya dia (Terawan) menunda. Distabilkan dulu, baru nanti dirujuk ke sana. Karena waktu itu jantung Novanto masih bermasalah," kata Glen.

Editor:


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)