logo rilis
Dituding Bohong soal Waktu Pengumuman Pilpres, Ini kata KPU
Kontributor
Nailin In Saroh
23 Mei 2019, 17:00 WIB
Dituding Bohong soal Waktu Pengumuman Pilpres, Ini kata KPU
Logo Komisi Pemilihan Umum (KPU)

RILIS.ID, Jakarta— Komisi Pemilihan Umum (KPU) buka suara atas tudingan bohong oleh Tengku Zulkarnaen terkait waktu pengumuman hasil Pilpres 2019. KPU dinilai berbohong karena pengumuman dilakukan tanggal 21 Mei bukan 22 Mei seperti yang ditetapkan.

“Bohong? Mohon maaf, Ustadz Tengku Zulkarnaen,” ujar Komisioner KPU RI Pramono Ubaid Tanthowi, Kamis (23/5/2019).

Pram menjelaskan, pengumuman yang dilakukan KPU RI telah sesuai jadwal yang ditetapkan. Sebab, kata dia, hasil Pemilu itu bisa diumumkan paling lambat 35 hari sejak hari pelaksanaaan Pemilu.

Sehingga, lanjut Pramono, tanggal 22 Mei itu adalah batas akhir pengumuman. Ia mengatakan, aturan ini termuat dalam UU 7/2017 Pasal 413 (1).

“UU 7/2017 Pasal 413 (1) atur KPU tetapkan hasil Pemilu paling lambat 35 hari sejak hari H. Jadi, 22 Mei itu batas akhir. KPU tetapkan 21 Mei. Sudah sesuai jadwal. Bahkan lebih cepat sehari dari batas akhir. Demikian, mohon pahami regulasi,” jelas dia.

Sebelumnya, Wasekjen MUI Tengku Zulkarnaen menuding KPU telah berbohong karena akan mengumumkan hasil Pilpres pada tanggal 22 Mei 2019.

Namun, KPU sendiri memutuskan untuk mengumumkan hal tersebut lebih cepat yakni tanggal 21 sekitar pukul 01.46 WIB. Walhasil, ulama asal Medan itu mengumpat dan mengutuk sikap KPU RI.

"Astaghfirullah, KPU telah berbohong janji pengumuman tanggal 22 Mei 2019, ternyata tanggal 21 sudah pengumuman dan dini hari pukul 02 Pula. Jika Pemilu ini curang, kutuklah dunia akhirat seluruh pelakunya dengan keberkatan bulan Ramadhan ini ya Jabbar,” kata Tengku Zulkarnaen.

 




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID