logo rilis
Soal Indonesia Bubar 2030, Buya Syafii: Anggap saja Hiburan
Kontributor
Sukma Alam
30 Maret 2018, 11:31 WIB
Soal Indonesia Bubar 2030, Buya Syafii: Anggap saja Hiburan
Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Buya Syafii Maarif. FOTO: RILIS.ID/Ainul Ghurri

RILIS.ID, Jakarta— Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah, Syafii Maarif, menanggapi pidato Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang mengatakan Indonesia Bubar pada tahun 2030. Menurutnya, pernyataan Prabowo merupakan hiburan untuk masyarakat.

"Anggap hiburan saja, hiburan. Itu berdasarkan fiksi," kata pria yang akrab disapa Buya Syafii Maarif di Jakarta, Kamis (29/3) kemarin.

Menurutnya, apa yang dikatakan mantan Danjen Kopassus itu tidak ditanggapi serius.

"Jangan ditanggapi secara serius karena itu kan berdasarkan fiksi," ujarnya.

Diketahui, Pidato Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang menyatakan Negara Indonesia bakal bubar di tahun 2030 menuai polemik. Pasalnya, perkataannya tidak berdasarkan data-data dan sumber yang jelas.

Berikut pidato Prabowo soal 'Indonesia bubar 2030':

Saudara-saudara!

Kita masih upacara, kita masih menyanyikan lagu kebangsaan, kita masih pakai lambang-lambang negara, gambar-gambar pendiri bangsa masih ada di sini, tetapi di negara lain mereka sudah bikin kajian-kajian, di mana Republik Indonesia sudah dinyatakan tidak ada lagi tahun 2030.
Bung!

Mereka ramalkan kita ini bubar, elite kita ini merasa bahwa 80 persen tanah seluruh negara dikuasai 1 persen rakyat kita, nggak apa-apa.
Bahwa hampir seluruh aset dikuasai 1 persen, nggak apa-apa.

Bahwa sebagian besar kekayaan kita diambil ke luar negeri tidak tinggal di Indonesia, tidak apa-apa.

Ini yang merusak bangsa kita, saudara-saudara sekalian!

Semakin pintar, semakin tinggi kedudukan, semakin curang! Semakin culas! Semakin maling!

Tidak enak kita bicara, tapi sudah tidak ada waktu untuk kita pura-pura lagi.


500
komentar (0)