logo rilis
Disindir soal Tol, Jokowi Ungkap Alasan Getol Bangun Infrastruktur
Kontributor
Nailin In Saroh
16 Februari 2019, 10:30 WIB
Disindir soal Tol, Jokowi Ungkap Alasan Getol Bangun Infrastruktur
Presiden Joko Widodo di Tol Suramadu

RILIS.ID, Jakarta— Belakangan ini, pemerintahan Joko Widodo ramai mendapat cibiran soal pembangunan infrastuktur khususnya jalan Tol. Mulai dari investor asing hingga harga bayar tol yang kemahalan. Bahkan, pendukung capres nomor urut 01 itu melarang penggunaan tol bagi oposisi.

Menanggapi berita tersebut, Presiden Joko Widodo menjelaskan alasan pemerintah memprioritaskan pembangunan infrastruktur.

Menurutnya, stok infrastruktur Indonesia masih sangat rendah sekali dan kalah jauh dengan negara-negara tetangga.

"Kedua, terkait biaya transportasi, biaya logistik kita dibanding Singapura sama Malaysia aja yang deket, 2,5 kali lipat. Artinya, daya saing kita rendah. Daya saing negara kita menjadi rendah,” ujar Presiden Jokowi saat membuka acara Tanwir Muhammadiyah di Bengkulu, Jumat (15/2/2019).

Sementara, mengenai tudingan pemerintah hanya membangun proyek yang besar-besar, Presiden Jokowi mengungkapkan, bahwa pembangunan infrastruktur skala kecil dibangun melalui Dana Desa.

Dari Dana Desa yang telah diberikan ke desa-desa, kata Jokowi, telah dibangun infrastruktur-infrastruktur dasar bagi rakyat yang ada di desa.

“Jalan, jalan kecil-kecil yang ada di desa telah terbangun 191.000 km jalan-jalan yang ada di desa,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Presiden, dibangun juga dari Dana Desa sebanyak 58.000 unit irigasi, 8.900 pasar desa, air bersih, sanitasi, dan banyak sekali yang lain-lainnya yang tidak bisa disebutkan satu-persatu.

“Artinya, infrastruktur tidak hanya urusan jalan tol, tidak hanya urusan airport, tidak hanya urusan pelabuhan, tetapi juga jalan-jalan yang ada di desa-desa itu juga terlihat sekarang ini perubahannya, terlihat sekarang ini pembangunannya karena memang telah kita gelontorkan Rp187 triliun sampai akhir 2018 kemarin,” pungkas Jokowi.




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID