logo rilis
Dirut Bulog Dicopot, Kenapa?
Kontributor
Elvi R
27 April 2018, 16:10 WIB
Dirut Bulog Dicopot, Kenapa?
ILUSTRASI: Humas Bulog

RILIS.ID, Jakarta— Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan Farmasi Kementerian BUMN Wahyu Kuncoro mengatakan, pencopotan Direktur Utama Badan Urusan Logistik (Bulog) Djarot Kusumakti dan digantikan oleh Komisaris Jenderal (Purn) Budi Waseso dilakukan dengan hormat. Selain Djarot, Direktur Keuangan Pardiman pun dicopot dan digantikan oleh Triyana.

Wahyu menjelaskan, pergantian direksi baru dalam manajemen Bulog diharapkan mampu mendorong upaya pemerintah dalam melakukan stabilisasi harga dan penyediaan kebutuhan pangan bagi masyarakat. Terutama, dalam hari-hari besar keagamaan.

"Pemerintah juga terus mendorong kestabilan harga pangan dan kebutuhan pokok lainnya menjelang lebaran 2018. Oleh karena itu, pergantian ini diharapkan mampu mendorong upaya tersebut," ungkapnya dalam siaran pers yang diterima rilis.id, di Jakarta, Jumat (27/4/2018).

Dia menyebut, salah satu bentuk penyegaran manajemen perusahaan. Di samping itu untuk memperkuat peran Bulog sebagai stabilisator harga pangan serta bahan pokok lainnya di luar beras dalam rangka menjaga ketahanan pangan nasional.

Sebelumnya, berdasarkan keputusan Menteri BUMN Nomor: SK- 115/MBU/04/2018 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-Anggota Direksi Perusahaan Umum (Perum) BULOG ditetapkan sebagai berikut; Memberhentikan dengan hormat Djarot Kusumayakti dan mengangkat Komisaris Jenderal  (Purn) Budi Waseso sebagai Direktur Utama. Memberhentikan Pardiman dan mengangkat Triyana sebagai Direktur Keuangan.

Adapun Direksi yang tidak mengalami perubahan yaitu Karyawan Gunarso sebagai Direktur Operasional dan Pelayanan Publik, Imam Subowo sebagai Direktur Pengembangan Bisnis dan Industri, Tri Wahyudi Saleh sebagai Direktur Komersil, Febriyanto sebagai Direktur SDM & Umum dan Andrianto Wahyu Adi sebagai Direktur Pengadaan.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)