logo rilis
Diresmikan Jokowi, Tol Ngawi-Wilangan Akan Tingkatkan Ekonomi Nasional
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
30 Maret 2018, 13:35 WIB
Diresmikan Jokowi, Tol Ngawi-Wilangan Akan Tingkatkan Ekonomi Nasional
FOTO: Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR.

RILIS.ID, Madiun— Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru saja meresmikan jalan tol Ngawi-Wilangan di Gerbang Tol Madiun, Kamis (29/3) kemarin. Keberadaan jalan tol itu, diyakini akan mendukung mobilitas barang dan jasa yang terintegrasi satu sama lain sehingga akan menekan tingkat kemahalan biaya transportasi untuk berbagai produk unggulan Indonesia.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, mengatakan pemerintah nantinya melakukan harmonisasi tarif tol untuk mendukung efisiensi biaya angkutan logistik. Harmonisasi tarif dilakukan melalui perpanjangan masa konsesi dan pemberian insentif perpajakan dan penyederhanaan golongan kendaraan dari semula lima golongan menjadi tiga golongan.

“Ada 39 ruas tol yang tarif per kilometer di atas Rp1000. Kita evaluasi dan memang bisa diturunkan dengan kompensasi perpanjangan masa konsesinya. Tiga diantaranya yakni tol Solo-Ngawi, Ngawi-Kertosono, dan Kertosono-Mojokerto selain konsesi juga mendapat insentif pajak,” Menteri Basuki melalui siaran persnya, Jumat (30/3/2018).

Kementerian PUPR juga melakukan penyederhanaan golongan kendaraan di jalan tol. Golongan II dan III akan digabung menjadi golongan II dan golongan IV dan V digabung menjadi golongan III. Dampak rasionalisasi akan terjadi penurunan tarif per km pada golongan kendaraan II dan III hingga 35 persen.

Jokowi sendiri saat meresmikan tol itu menekankan kembali pentingnya Indonesia untuk memiliki daya saing yang tinggi dalam kompetisi global yang dinamis dan senantiasa menuntut kualitas, kecepatan serta kemudahan dalam perekonomian. 

Untuk itu, investasi pada infrastruktur menjadi tahapan pertama yang fundamental disamping investasi pada sumberdaya manusia.

“Alhamdulillah, telah selesai tol dari Ngawi hingga Wilangan dan tahun depan saya harapkan bisa lebih maju lagi. Selain itu untuk lebaran juga sudah bisa kita nikmati. Jakarta-Ngawi yang biasa ditempuh 24 jam menjadi lebih singkat yakni 10 jam,” jelas mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)