logo rilis

Dinilai Tak Adil, Golkar Akan Laporkan Panwaslu Surabaya ke DKPP
Kontributor
Budi Prasetyo
03 Maret 2018, 13:00 WIB
Dinilai Tak Adil, Golkar Akan Laporkan Panwaslu Surabaya ke DKPP
Ilustrasi. RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Surabaya— DPD Partai Golkar Jawa Timur akan melaporkan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Surabaya ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Laporan itu akan dilakukan, karena dinilai bertindak tebang pilih dalam menertibkan baliho pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elistianto Dardak.
 
"Kalau berbicara Panwas Kota Surabaya hari ini tidak adil terhadap pasangan Khofifah-Emil," kata Wakil Sekretaris Badan Pemenangan Pemilu DPD Golkar Jawa Timur, Aan Ainur Rofik, di Kantor DPD Golkar Surabaya, Sabtu (3/3/2018).

Dia berujar, dari pantauan timnya, ada lima spanduk pasangan Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno yang sampai hari Jumat (2/3) belum diturunkan. Padahal, spanduk tersebut ada di jalan protokol dan berukuran besar.
 
"Ada lima titik yang saya tahu mungkin baru dirubah hari ini. Itu dipasang megah dan tidak ada teguran untuk mencopot itu. Contohnya saja di wilayah keputran, Kupang dan Gunung Sari dan tidak ada teguran," ujarnya.

Aan menambahkan, pihaknya masih berkoordinasi dengan tim hukum Khofifah-Emil, apakah memang tindakan tebang pilih itu wujud pelanggaran etika penyelenggara pemilu atau bukan.
 
"Kita masih melakukan kajian apakah ini termasuk pelanggaran etika atau tidak. Dan kalau itu memang ada unsurnya kami akan Laporkan," katanya.
 
Aan juga mengkritik keras pernyataan Ketua Bawaslu Jatim, Muhammad Amin, yang mengeluh tidak punya alat untuk menurunkan baliho berskala besar. Alasan itu dinilai tidak berdasar, dan bentuk kurang profesionalnya kinerja Bawaslu.

"Kalau tidak sanggup Panwas harus memberi surat dan kalau tidak ada alat itu bukan alasan. Saya pikir anggaran  pengawasan tindakan itu ada," tambahnya.

Dia berharap, Panwaslu Kota Surabaya bersikap netral, sehingga tidak menciderai jalannya proses Pemilu Kepala Daerah serentak 2018 mendatang. 

"Harusnya Panwaslu bersikap netral dan kalau semua turun harus diturunkan," pungkasnya. 

Editor:




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID