logo rilis
Digadang Jadi Cawapres 2019, TGB Bilang Ini Tantangan
Kontributor

06 Februari 2018, 15:54 WIB
Digadang Jadi Cawapres 2019, TGB Bilang Ini Tantangan

Figur Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), TGH M Zainul Majdi yang populer disapa TGB (Tuan Guru Bajang), banyak mencuri perhatian publik beberapa bulan terakhir, sebagai salah satu tokoh muda yang patut dipertimbangkan kemampuannya memimpin bangsa ini.

Survei terbaru sebuah lembaga survei ternama, baru-baru ini bahkan menempatkan nama TGB sebagai Calon Wakil Presiden RI yang paling disukai khalayak responden.   

Dukungan agar TGB bersedia maju dalam suksesi Pilpres 2019, juga muncul dari Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) cabang Indonesia, dimana TGB saat ini menjadi Ketua Umum menggantikan HM Quraish Shibab.

Lalu, apa tanggapan TGB terhadap banyak aspirasi yang menggadang dirinya maju menjadi Cawapres 2019 ?

"Kita terus berikhtiar memberi yang terbaik. Bahwa ada harapan, ada aspirasi sebagian masyarakat, ya saya syukuri, berarti dipercaya oleh sebagian masyarakat, untuk terus berkontribusi, mungkin ke ranah yang lebih besar. Tantangan bagi saya, untuk menyiapkan diri lebih baik lagi," kata TGB, usai berkunjung ke jajaran redaksi Media Transcorp di Menara Transcorp Jakarta.

Menurut TGB, kunjungan ke Media Transcorp merupakan kunjungan balasan sekaligus silaturrahim dengan jajaran redaksi media Transcorp, setelah pada April 2017 lalu, dirinya dikunjungi dan diwawancara oleh program Insight bersama Desi Anwar bertema geliat pariwisata NTB.

Dalam kunjungan itu TGB disambut hangat oleh Pemimpin Redaksi sekaligus CEO CNN Indonesia dan Trans7, Titin Rosmasari, Pimred Detik.com, Iin Yumiyanti, beserta jajaran redaksi dan bisnis di menara Transcorp Jakarta.

"Sesuai agenda kunjungan, saya memaparkan banyak hal terkait upaya-upaya dan kerja keras bersama jajaran Pemprov NTB untuk membenahi dan membangun Pulau Lombok dan Sumbawa. Terutama potensi-potensi utama NTB, di bidang Pariwisata," katanya.

Potensi-potensi pariwisata yang tengah dikembangkan itu antara lain Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Kawasan agro maritim ekowisata Samota (Teluk Saleh - Pulau Moyo - dan Gunung Tambora ). 

Selain itu, TGB juga memaparkkan pembangunan di sektor Pertanian di mana NTB ditunjuk sebagai salah satu penyangga ketahanan pangan nasional, hingga infrastruktur Global Hub Kayangan yang diproyeksikan menggantikan Selat Malaka.

Toh, di saat TGB mensosialisasikan program kerja di NTB, obrolan yang santai dan akrab bersama jajaran redaksi Media Transcorp pun sempat bergeser ke persoalan politik terkini. 

Suksesi kepemimpinan nasional menjadi bahan pertanyaan "nakal" dari awak redaksi, terutama tentang bagaimana TGB menyikapi hasil survei terbaru salah satu lembaga survei nasional tentang para kandidat Cawapres potensial di Pilpres 2019.

Menjawab pertanyaan itu, TGB mengatakan, dirinya terus berikhtiar memberi yang terbaik untuk NTB dan bangsa Indonesia. 

"Bahwa ada harapan, ada aspirasi sebagian masyarakat, ya saya syukuri, berarti dipercaya oleh sebagian masyarakat, untuk terus berkontribusi, mungkin ke ranah yang lebih besar. Tantangan bagi saya, untuk menyiapkan diri lebih baik lagi," tukasnya. 


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)