logo rilis
Diduga Serangan Sonik, Staf Kedubes Kanada di Kuba Alami Penyakit Misterius
Kontributor
Syahrain F.
05 Januari 2018, 17:08 WIB
Diduga Serangan Sonik, Staf Kedubes Kanada di Kuba Alami Penyakit Misterius
Bendera Kuba berikibar di Kedubes AS di Havana, Kuba. FOTO: Getty Images/Chip Somodevilla

RILIS.ID, Trenton— Pemerintah Kanada mengirim seorang dokter ke Kuba untuk memeriksa diplomat-diplomat di kedutaan yang mengeluh sakit. 

Media Kanada pada Kamis (4/1) memberitakan, keluhan sakit itu diduga ditimbulkan serangan akustik yang mampu merusak pendengaran.

Sejumlah dokumen yang baru saja dirilis melaporkan, dr Jeffery Chermin, dokter utusan pemerintah Kanada ditugaskan pada Juni tahun lalu untuk memeriksa staf Kedubes Kanada di Kuba yang mengeluh mengalami mimisan, kehilangan ingatan jangka pendek, gangguan pendengaran, dan mual-mual.

Gejala yang sama juga dialami staf-staf Kedubes AS di ibu kota Havana.

Melansir dari kantor berita Anadolu Agency, dokumen yang baru dirilis itu mengatakan staf kedutaan Kanada mulai merasakan gejala penyakit sejak Mei lalu.

"Sejumlah gejala ini mirip tanda-tanda stress dan ada kemungkinan ini (gejala) timbul disebabkan gangguan mental yang merasa khawatir menjadi target sesuatu," tulis diplomat Karen Foss. "Apapun itu, pemeriksaan dokter seharusnya bisa mendeteksi penyakit dan menenangkan staf kami," lanjutnya.

Dalam sebuah surel tertanggal 28 Mei, Foss menulis sumber penyakit itu belum ditemukan, "Tidak ada jawaban."

Semua staf diplomatik Kanada yang menunjukkan gejala kemudian melakukan pemeriksaan di Kanada dan AS. 

Sumber penyakit masih misteri, namun diduga kuat disebabkan serang sonik yang menyerang indra pendengaran.

Fenomena itu ditanggapi serius oleh AS dan Kanada. Pemerintah AS menarik sebagian besar staf kedutaan mereka dari Havana. Sebaliknya pemerintah Kuba memulangkan diplomatnya dari Washington.

AS menuduh Kuba sebagai dalang serangan itu.


#KANADA
#KUBA
#AS
#PENYAKIT MISTERIUS
#BERITA DUNIA TERKINI
500
komentar (0)