logo rilis
Diduga Menista Agama, Politisi PSI Dipolisikan
Kontributor
Sukma Alam
23 April 2018, 17:49 WIB
Diduga Menista Agama, Politisi PSI Dipolisikan
Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Mohamad Guntur Romli. FOTO: Instagram @gunromli

RILIS.ID, Jakarta— Ormas Komunitas Sadar (Korsa) melaporkan politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Mohamad Guntur Romli ke Bareskrim Polri. Romli dilaporkan diduga telah melakukan penistaan agama.

"Kami tidak terima cuitan Guntur di Twitter," kata Damai Hari Lubis, kuasa hukum Ormas Korsa, di Kantor Bareskrim, Jakarta, Senin (23/4/2018).

Guntur dilaporkan ke polisi karena cuitan Guntur di media sosial Twitter yang menyebut Al Quran bukan kitab suci dan Nabi Muhammad bukan manusia suci.

"Bagi siapapun yang menghina ajaran Islam, Al Quran bahkan Nabi Muhammad dalam cuitan (Twitter) dan dalam bentuk apapun, polisi harus memproses hukum" katanya.

Dalam laporan yang terdaftar dengan nomor LP/543/IV/2018/Bareskrim tertanggal 23 April 2018 itu, Guntur Romli dituduh melakukan tindak pidana pencemaran nama baik melalui media elektronik dan atau penistaan agama sebagaimana dimaksud dalam Pasal 156A KUHP dan atau UU Nomor II Tahun 2008 Tentang ITE.

Sumber: ANTARA


500
komentar (0)