logo rilis
Didorong Jadi Capres, Anies Bisa Kalahkan Jokowi?
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
09 Juli 2018, 13:49 WIB
Didorong Jadi Capres, Anies Bisa Kalahkan Jokowi?
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Jakarta— Peneliti muda di Pusat Studi Politik dan Keamanan, Universitas Padjadjaran (Unpad), Bandung, Nanang Suryana, mengatakan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi salah satu alternatif untuk menjadi calon presiden 2019. 

Meski begitu, kata Nanang, Anies masih akan kesulitan untuk bisa mengalahkan Presiden Joko Widodo di Pilpres 2019 nanti. 

"Namun, sebagai sebuah gagasan politik, mengusung Anies bisa dikatakan gagasan yang segar," kata Nanang kepada rilis.id, Senin (9/7/2018). 

Dia menjelaskan, Anies pada saat memenangkan Pemilihan Gubernur DKI 2017 lalu memang berhasil menjadi muara politik kelompok Islam. Namun, menurutnya, fenomena yang terjadi pada Pilgub DKI lalu tak bisa menjadi tolok ukur di kontestasi Pilpres 2019. 

"Pengulangan momentum Pilgub DKI di Pilres 2019 sepertinya tidak bisa dicopy paste begitu saja. Selain momen, Anies yang baru saja menjabat tentu akan menjadi catatan penting bagi publik," ujarnya. 

Nanang menambahkan, popularitas dan elektabilitas Anies melalui berbagai survei selama ini juga menjadi pekerjaan berat bagi partai politik koalisi. Karena, lanjut dia, elektabilitas Anies masih jauh di bawah Jokowi. 

Selain itu, imbuh Nanang, munculnya nama Anies juga belum disepakati oleh parpol koalisi PKS. Pasalnya, Partai Gerindra selama ini masih ngotot untuk mengusung ketua umumnya, Prabowo Subianto sebagai capres. 

"Jika memang ini terjadi, PKS juga akan mendapat pertanyaan, mengapa yang diusung tidak kadernya sendiri? Bukan kah PKS selama ini kerap mewacanakan itu. Lalu, bukan kah Prabowo sudah dideklarasikan menjadi capres Gerindra?" tanyanya.

Sebelumnya, PKS mengusulkan kepada partai politik koalisinya, terutama Gerindra untuk mengusung Anies Baswedan sebagai capres di Pilpres 2019. Bahkan, PKS juga berharap ada kesepakatan dengan Gerindra untuk mencalonkan Anies tersebut. 

"Kami berharap ada kesepakatan dengan Gerindra," ujar Direktur Pencapresan DPP PKS, Suhud Alynudin.

Editor: Sukma Alam




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID