logo rilis
Didakwa Bunuh Lima Orang, TKW Asal Karawang Divonis Mati
Kontributor
Elvi R
10 April 2018, 04:30 WIB
Didakwa Bunuh Lima Orang, TKW Asal Karawang Divonis Mati
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Jakarta— Tenaga kerja wanita (TKW) asal Kabupaten Karawang, Jawa Barat yang bekerja di Uni Emirat Arab divonis hukuman mati atas dakwaan pembunuhan berencana lima orang.

"Kabar TKW asal Karawang yang divonis hukuman mati kami terima pada 21 Maret 2018," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi setempat Suroto, di Karawang, Senin (9/4/2018).

Suroto menjelaskan, TKW yang mendapatkan masalah di negara tempatnya bekerja itu bernama Aan binti Andi Asip, asal Dusun Tangkolo, Desa Srijaya, Kecamatan Tirtajaya, Karawang.

Data Disnakertrans Karawang, Aan berangkat ke luar negeri menjadi TKW pada 13 September 2013 melalui Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS) Falah Rima Hudaity Bersaudara yang beralamat di Jakarta.

Selama bekerja di Uni Emirat Arab, TKW asal Karawang itu tidak hanya bekerja di satu majikan. Aan sempat dua kali berganti majikan. Tapi setelah dua kali berganti majikan, keberadaannya tidak diketahui.

"Aan ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan berencana oleh Pengadilan Abu Dhabi UEA pada 7 Desember 2018. Dalam kasus itu, Aan menjadi pelaku dan korbannya lima orang, dua wanita asal Indonesia, dua perempuan asal Thailand dan seorang pria Banglades," kata dia.

"Atas aksi pembunuhan terhadap lima orang itu, Aan divonis hukuman mati," imbuhnya.

Saat ini, menurut Suroto, pihak keluarga Aan berharap pemerintah bisa membantu masalah hukum yang dihadapi kerabatnya di Uni Emirat Arab.

Sumber: ANTARA


500
komentar (0)