logo rilis
Dicurhati Petani Bawang, Ini Kata Sandiaga
Kontributor
Budi Prasetyo
22 Oktober 2018, 06:45 WIB
Dicurhati Petani Bawang, Ini Kata Sandiaga
Sandiaga dan emak-emak di Jawa Timur. FOTO: Instagram/@sandiuno

RILIS.ID, Surabaya— Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor 02, Sandiaga Salahuddin Uno menyapa petani bawang di Desa Sajen kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Jawa TImur, Minggu (21/10/2018) kemarin.

Dalam kunjungan itu, beberapa petani bawang mengeluh kepada Sandi karena kesulitan memperoleh bibit. 

"Bibit bawang putih juga tidak bisa kontrol, harus ambil dari luar kota. Kami berharap ke depan ada penggadaan bibit," ujar Hasyim, salah seorang petani bawang yang hadir di acara itu. 

Sementara itu, Wahib, petani bawang lainnya berharap agar pemerintah bisa menaikkan harga jual bawang putih. Selama ini, harga bawang putih anjlok dan sangat merugikan petani. 

"Bawang putih harganya bisa ditetapkan pemerintah. Masalah penanaman tidak ada masalah, tapi harga jual jadi masalah," tambahnya.

Menanggapi keluhan petani, Sandiaga mengaku prihatin dengan anjloknya harga bawang putih. 

 "Terima kasih teman-teman, saya mendapat masukan dari petani bawang di sini. Bahwa ada beberapa kendala, harga bawang jatuh sekali. Jadi Rp3 ribu per kilogram, padahal biaya produksinya di atas itu," katanya. 

Sandi menuturkan, yang menyebabkan jatuhnya harga bawang petani karena memang karena adanya kebijakan impor. Ke depan, jika terpilih, dia berjanji akan membuat kebijakan untuk mengatur harga bawang petani. 

"Insya Allah petani juga merasakan keuntungannya, ada batas bawah dan batas atasnya, sehingga mereka bisa terus mengembangkan dan meningkatkan kesejahteraannya. Impor ini menghantam harga dan juga mengakibatkan petani ini tidak bisa bersaing," tegas wakil Prabowo Subianto ini,

Editor:




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID