logo rilis

Dicokok KPK, Ini Harta Bupati Buton Selatan
Kontributor
Tari Oktaviani
24 Mei 2018, 15:12 WIB
Dicokok KPK, Ini Harta Bupati Buton Selatan
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafiz Faza.

RILIS.ID, Jakarta—
Bupati Buton Selatan, Agus Faisal Hidayat, ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia diduga melakukan transaksi suap proyek di daerahnya. Lantas berapakah sebenarnya harta Agus sehingga ia sampai tergoda melakukan praktik korupsi?

Agus terakhir melaporkan hartanya ke KPK pada tanggal 19 September 2016. Dari laporan yang diakses melalui laman acch.kpk.go.id, ia memiliki total harta kekayaan Rp2,37 miliar dan USD6.000.

Adapun dari total harta itu, ia memiliki dua bidang tanah di Kota Baubau senilai kurang lebih Rp869 juta. Sedangkan harta bergeraknya seperti transportasi senilai Rp770 miliar yang terdiri dari tiga mobil merk Toyota dan sebuah mobil merk Mitsubishi Pajero.

Selain itu, Agus juga memiliki logam mulia yang berharga Rp22,5 juta. Serta giro dan setara kas senilai Rp716 juta. Dalam laporan itu, Agus tidak tercatat memiliki piutang.

Diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa tujuh dari sepuluh orang yang tertangkap tangan di Buton Selatan kemarin ke Jakarta pagi ini, Kamis (24/5). Salah satunya yakni Bupati Buton Selatan Agus Feisal Hidayat dan enam orang lainnya.

"Direncanakan sekitar tujuh orang diagendakan penerbangan pagi, termasuk bupati dan pihak terkait, staf, konsultan survei, swasta," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah hari ini.

Saat sampai di gedung KPK, ketujuh orang itu termasuk Bupati Agus tak satu pun berkomentar saat ditanya awak media. Nantinya ketujuh orang itu akan menjalani pemeriksaan lanjutan hingga kemudian KPK memutuskan status ketujuhnya.

"Jika tidak ada hambatan siang sampai Jakarta untuk mengikuti proses lebih lanjut," tuturnya. 

Adapun rencananya pimpinan KPK mengumumkan hasil lengkap OTT Bupati Buton Selatan sore atau malam nanti.  "Konferensi pers akan dilakukan sore atau malam ini," kata Febri. 

Dalam OTT Bupati Buton Selatan ini tim penindakan KPK turut mengamankan uang sejumlah Rp400 juta yang diduga terkait proyek-proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Buton Selatan.

Editor:


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)