logo rilis
Di Sumut, Jokowi Taklukkan Penantangnya
Kontributor
Nailin In Saroh
23 Maret 2018, 20:52 WIB
Di Sumut, Jokowi Taklukkan Penantangnya
Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi). FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Elektabilitas Joko Widodo (Jokowi) di Sumatera Utara mengungguli calon-calon Presiden lain pada "pesta demokrasi" 2019. Mereka adalah Prabowo Subianto, Gatot Nurmantyo, Anies Baswedan, dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Menurut hasil survei IndoBarometer, sebanyak 66,4 persen masyarakat Sumut ingin Jokowi tetap menjadi RI-1. Hanya 12,7 persen yang ingin figur lain. "Sedangkan 20,9 persen, tidak tahu atau tidak jawab," ujar Direktur Eksekutif IndoBarometer, M Qodari, di Jakarta, Jumat, (23/3/2018).

Dari simulasi 17 nama bakal calon Presiden, 57,5 persen masyarakat Sumut tetap memilih Jokowi jika pilpres dilaksanakan saat survei berlangsung. Di bawahnya, Prabowo Subianto 15,5 persen.

"Capres lainnya kurang dari dua persen. Yang rahasia, belum memutuskan, tak tahu, tak menjawab, sebesar 21,8 persen," terang Qodari.

Tingkat keterpilihan Jokowi masih teratas saat simulasi head to head dengan penantang. Dalam simulasi versus Prabowo, Jokowi unggul 59,8 persen dan Ketua Umum DPP Partai Gerindra 18,8 persen. Sebanyak 21,4 persen lainnya tak memilih atau tidak menjawab.

"Jika head to head Jokowi dengan Gatot, maka Jokowi 64,7 persen dan Gatot 4,5 persen. Sisanya, tak memilih atau tak menjawab," papar dia.

Saat diadu dengan Anies, elektabilitas Jokowi 64,3 persen dan Gubernur DKI cuma 5,2 persen. Sementara kala berhadapan dengan AHY, Jokowi 64,8 persen dan penantangnya 4,9 persen. Lainnya memilih tak tahu atau tidak menjawab.

"Alasan utama warga Sumatera memilih calon Presiden, adalah merakyat 15,4 persen, tegas 13,8 persen, jujur atau tak korupsi sembilan persen, perhatian pada rakyat kecil 8,5 persen, dan kinerjanya bagus 7,4 persen," pungkas Qodari.

Survei dilaksanakan di 33 kabupaten/kota se-Sumut pada 4-10 Februari 2018. Jumlah responden 800 orang dengan margin of error sebesar 3,46 dan pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Penelitian memakai metodologi multistage random sampling. Teknik pengumpulan data wawancara tatap muka dengan menggunakan kuesioner. Tujuannya, melihat permasalahan serta konstelasi politik di Sumut.

Editor: Fatah H Sidik


500
komentar (0)