logo rilis
Di Eropa Utara, Umat Islam Berbuka hingga Sahur Hanya 55 Menit!
Kontributor
Syahrain F.
17 Mei 2018, 16:00 WIB
Di Eropa Utara, Umat Islam Berbuka hingga Sahur Hanya 55 Menit!
Fatima Kaniz (kiri) dan ibunya, dua Muslimah dari Kiruna, Swedia, berpuasa selama 23 jam setiap harinya. Credit: Al Jazeera/Cajsa Wikstrom

RILIS.ID, Jakarta— 1 Ramadhan telah jatuh pada hari ini (17/5/2018). Sekitar 1,6 miliar Muslim di seluruh dunia bersemangat menyambut bulan suci penuh keberkahan itu. 
Dari fajar hingga matahari terbenam, umat Islam menahan makan, minum, hawa nafsu, dan yang paling utama, memaksimalkan amalan kebaikan.

Di wilayah tropis seperti Indonesia, umat Islam berpuasa sekitar 13 hingga 16 jam. 

Begitu pula dengan masyarakat di negara-negara Timur Tengah seperti Arab Saudi, Yordania, Irak, dan Kuwait yang berpuasa selama kurang lebih 15 jam.

Sedikit ke selatan, negara-negara di Afrika Utara seperti Maroko, Tunisia, Libya, dan Aljazair berpuasa selama 16 jam sementara di Sudan lebih 13 jam.

Namun bagaimana dengan negara-negara yang beriklim dingin seperti Eropa Utara? Atau negara-negara yang berada di lingkaran Antartika?

Berdasarkan catatan tahun lalu, negara seperti Finlandia dan Swedia hanya mengalami "matahari terbenam" selama 55 menit! Jadi, mereka harus mengatur antara berbuka puasa, makan berat, sahur, atau berhubungan suami-istri (jika ingin) dalam waktu kurang dari satu jam.

Mohammed, seorang Muslim di Finlandia mengatakan, "Saya mulai berpuasa pada 1.35 di awal-awal pagi dan berakhir pada 12.48 petang. Jadi durasi puasa yang saya jalani 23 jam 5 menit. Saudara saya di Bangladesh tak mempercayai saya berpuasa lebih dari 20 jam," ucap Mohammed kepada AJ+.

Mengutip laman Morocco World News, umat Islam di Denmark pada tahun ini diperkirakan akan berpuasa selama 19 jam--tahun lalu 20 jam.

Di Eropa Barat seperti Inggris, Jerman, Spanyol, Belgia, dan Belanda berada di kisaran 17-19 jam.

Umat Islam di Indonesia dan negara-negara yang memiliki waktu proporsional antara siang dan malam patut bersyukur karena dapat mengatur antara membatalkan puasa, makan, shalat tarawih, shalat tahajjud, sahur, dan shalat shubuh dengan tenang.

Maka sudah sebaiknya nikmat itu dimanfaatkan untuk meraih kebaikan dengan memaksimalkan ibadah dalam waktu yang masih tersedia.

 


500
komentar (0)