logo rilis
Dengan Tenaga Dalam, Anggota Kopassus Temukan Korban Longsor
Kontributor

06 Februari 2018, 14:21 WIB
Dengan Tenaga Dalam, Anggota Kopassus Temukan Korban Longsor

Pencarian korban tanah longsor di Kampung Maseng, Cijeruk, Bogor, akhirnya membuahkan hasil setelah pencarian dilakukan sejak siang kemarin. Menurut penuturan tim Kopassus, tiga korban bisa ditemukan dengan bantuan tenaga dalam.

"Dari kemarin kan dilakukan pencarian korban tersebut, akan tetapi ya mungkin belum diketemukan. Maka dari itu, tadi pagi Komandan Batalion Mayor Wahyu Winarto memerintahkan kami unit penanggulangan bencana untuk langsung terjun ke lapangan," ujar salah satu tim pencari korban dari anggota Kopassus, Lettu Arief Rahman.

Anggota Kopassus yang terlibat pencarian kemudian memanfaatkan ilmu bela diri Merpati Putih dari salah satu anggota. Pencarian korban dilakukan dengan getaran dari tenaga dalam bela diri Merpati Putih.

"Nah, kita mendapatkan arahan beliau (Komandan Batalion), belajar dari pengalaman beliau, kita eksplor kemampuan personel yang memiliki kemampuan getaran dalam bela diri Merpati Putih," kata Arief.

Baca juga: Total 3 Korban Longsor Cijeruk Ditemukan Meninggal, 2 Masih Dicari

Salah seorang anggota Kopassus, Praka Pujiono, kemudian mulai mendeteksi posisi korban dengan tenaga dalam yang dimiliki. Setelah menduga satu titik tempat korban tertimbun, dia kemudian mengarahkan ekskavator untuk melakukan penggalian. 

"Dia dapat mendeteksi dengan tenaga dalamnya tersebut. Jadi, ketika hendak melakukan pencarian, dia melaksanakan pendeteksian terlebih dahulu, kemudian mengarahkan ekskavator. Kemudian digali sedikit, baru muncul (korbannya). Kemudian yang lainnya bantu gali pakai cangkul. Praka Pujiono yang melaksanakan getaran Merpati Putih ini," ucap Arief.

Baca juga: Petugas Gabungan Masih Cari 2 Korban Longsor di Cijeruk

Tim pencari kemudian menemukan tiga korban meninggal tertimpa longsoran pada pukul 09.40 WIB tadi. "Tadi terakhir tiga (korban ditemukan) pukul 09.40 WIB, terus siang kita melaksanakan ishoma dan baru jam 1 ini dimulai lagi. Tetap pakai teknik yang tadi," tutur Arief.

Tiga korban yang ditemukan adalah Nani (30), dan dua anaknya, Aurel (2) serta Aldi (9). Sedangkan dua korban lainnya masih dicari, yakni Alan Maulana Yusuf (17) dan Adit (11).

Sebelumnya, lima orang dilaporkan hilang dalam kejadian itu. Mereka adalah ibu dan empat anaknya, yakni Nani, Alan, Aurel, Aldi, dan Adit. 


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID