logo rilis

Demokrat: Mau AHY atau TGB, Parpol Bebas Pilih 
Kontributor
Zul Sikumbang
29 Maret 2018, 10:55 WIB
Demokrat: Mau AHY atau TGB, Parpol Bebas Pilih 
Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Hinca Panjaitan memberikan keterangan kepada media usai melakukan pertemuan di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan mengatakan, tidak ada rivalitas antara Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi dalam gelaran Pemilihan Presiden 2019 nanti.

“Biarkan saja semua bekerja keras, mau AHY, mau TGB, siapa saja, biarkan pula partai-partai bebas memilih siapa yang akan diusung. Itu bisa tetap berjalan sehingga nanti partai-partai yang akan mengusung punya keleluasaan memilih,” kata Hinca di kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (29/3/2018).

Anggota Komisi III DPR RI itu mengatakan, Demokrat akan memberikan yang terbaik, termasuk soal TGB yang diincar Partai Gerindra.

Adanya kemungkinan AHY dipasangkan dengan Ketum PAN, Hinca menyebutkan semua Parpol akan berkomunikasi. Karena, lanjutnya, tidak ada satupun Parpol yang bisa mengusung capres sendiri.

“Semua Parpol punya kewajiban utamanya menyiapkan suksesi kepemimpinan, termasuk presiden dan wapres, kami melakukan, partai lain melakukan. Semua orang komunikasi dan itu normal, akan jadi sangat menghiasi ruang-ruang publik sebelum tanggal 4-10 Agustus 2018,” kata Hinca.

Sebelumnya, Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) yang juga kader Partai Demokrat, Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi, masuk dalam survei yang dirilis Political Communication (Polcomm) Institute.

Hasilnya, TGB justru meraih angka persentase lebih tinggi dari pada Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"TGB Zainul Majdi mendapat 1,75 persen, kemudian Anies Baswedan (Gubernur DKI Jakarta) 1,58 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 0,75 persen," kata Direktur Polcomm Institute, Heri Budianto, di kawasan Cikini, Jakarta, Minggu (25/3/2018).

Dalam survei itu, Presiden Joko Widodo masih menempati urutan teratas dengan raihan angka 49,08 persen. Disusul Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, sebesar 29,67 persen.
"Kemudian Gatot Nurmantyo (mantan Panglima TNI) 3,50 persen," ujarnya.

TGB sendiri dalam survei itu berada di posisi keempat, setelah Gatot sebagai capres pilihan rakyat. Selain TGB dan AHY, juga ada nama Ketum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan dengan 0,75 persen.

"Kemudian Yusril Ihza Mahendra (Ketum PBB) 0,67 persen dan Muhaimin Iskandar (Ketum PKB) sebesar 0,58 persen," bebernya.

Polcomm Institute melakukan survei menggunakan metode multistage random sampling, dengan melibatkan 1,200 responden di 34 provinsi. Survei dilakukan dengan wawancara langsung secara tatap muka kepada responden pada 18-21 Maret 2018, dengan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen dan margin of error 2,83 persen.

Editor: Sukma Alam


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)