logo rilis
Demokrat Dukung Rekomendasi Multaqo Ulama
Kontributor
Nailin In Saroh
09 Mei 2019, 21:01 WIB
Demokrat Dukung Rekomendasi Multaqo Ulama
ILUSTRASI: RILIS.ID

RILIS.ID, Jakarta— Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mendukung rekomendasi yang dikeluarkan sejumlah ulama dalam Multaqo Ulama, Habaib, dan Cendekiawan Muslim untuk Kemaslahatan Umat di Hotel Kartika Chandra, Jakarta Selatan, pada Jumat (3/5/2019) lalu. Menurutnya, imbauan dari para ulama melalui Multaqo sangat tepat. 

"Terkait seruan multaqo silaturahmi selama Ramadan adalah seruan yang baik dan memang kita insan anak bangsa yang dari dulu diajarkan untuk menjadikan silaturahmi sebagai bagian dari kehidupan," ujar Ferdinand di Jakarta, Kamis (9/5/2019).

Ferdinand mengatakan, rekomendasi yang diinisiasi tokoh-tokoh besar seperti KH Maemun Zubair, Maulana Habib Lutfi bin Yahya dan Abuya Muhtadi itu membuat suasana lebih sejuk. Karenanya, partai Demokrat, mendukung demi persatuan dan kesatuan bangsa.

"Secara pribadi sebagai politisi dan kader Partai Demokrat saya sepakat dan setuju dengan Multaqo Ulama yang menempatkan dan menyatakan bahwa Pancasila adalah dasar negara dan mengajak silaturahmi," katanya.

Ferdinand menilai, Pancasila memang mutlak hukumnya menjadi satu-satunya ideologi bagi bangsa ini. Sebab merupakan warisan republik Indonesia.

"Warisan sejarah bangsa yang merekatkan bangsa ini atas keragamannya. Jadi kalau itu diganti tentu Indonesia akan bermasalah berantakan bercerai berai,dan bubar, maka Pancasila harus dipertahankan menjadi satu satunya ideologi bangsa," jelas Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga itu.

Diketahui, Multaqo ulama merekomendasikan delapan poin. Diantaranya, menegaskan kembali kesepakatan pendiri bangsa dan Alim Ulama terkemuka bahwa bentuk bangunan yang sejalan dengan Islam di bumi Indonesia adalah NKRI adalah bentuk negara yang sesuai dengan islam yang rahmatan lil alamin di indonesia, dan pancasila adalah dasar negara dan falsafah bangsa.

Selain itu, mengimbau umat Islam untuk bersama-sama mewujudkan stabilitas keamanan dan situasi kondusif, mengedepankan persamaan sebagai umat manusia yang saling bersaudara satu sama lain. 

Kemudian, ulama mengajak seluruh umat Islam untuk menghindari dan menangkal aksi provokasi dan kekerasan dari pihak yang tidak bertanggunjwab selama dan setelah bulan suci ramadan, selain mengganggu, dapat juga menghilangkan pahala puasa di bulan ramadan.

Multaqo juga mengajak umat Islam untuk senantiasa menaati tata peraturan dan perundangan yang berlaku diseluruh wilayah NKRI sebagai pengjewantahan yang konstruktif dan penuh rasa hormat kepada pemerintah yang sah.

Editor: Sukma Alam




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID