logo rilis

Syarief Hasan Beberkan Isi Pertemuan SBY-Wiranto, Salah Satunya Pilpres 2019
Kontributor
Nailin In Saroh
19 April 2018, 18:31 WIB
Syarief Hasan Beberkan Isi Pertemuan SBY-Wiranto, Salah Satunya Pilpres 2019
Syarief Hasan. RILIS.ID/Hafid Faza

RILIS.ID, Jakarta— Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Syarief Hasan, membeberkan hasil pertemuan Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dengan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto.

Ia menyampaikan, pertemuan keduanya membahas Pilkada 2018 dan Pilpres 2019.

"Masalah politik, pilkada, pilpres yang akan datang. Karena Pak Wiranto kan sebagai Menteri Polhukam, ya tentu menyangkut tentang itu," ujar Syarief saat dihubungi, Jakarta, Kamis (19/4/2018).

Dalam pertemuan tersebut, Syarief mengungkapkan, SBY mengharapkan pilkada 2018 dan Pemilu 2019 berlangsung demokratis dan aman. Syarief juga mengatakan, ketua umumnya itu berharap penyelenggara pemilu netral dalam menjalankan tugasnya di semua tahapan.

Namun, Syarief membantah pertemuan itu juga membahas pencalonan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), sebagai calon wakil presiden (cawapres) pendamping Jokowi.

"Saya pikir enggak (bahas AHY). Ya tentunya komunikasi dengan partai-partai politik diintensifkan intinya," tukas Syarief.

Sebelumnya, Menko Polhukam, Wiranto, mengungkapkan bahwa pertemuan antara dirinya dengan Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk membahas permasalahan seputar situasi politik nasional.

"Sebagai Menko Polhukam saya harus memahami betul kondisi nasional pada saat kita menghadapi pemilu," ujar Wiranto di Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Rabu (18/4).

"Pak SBY itu kan, pertama beliau mantan presiden, perlu kita dengarkan pendapatnya masalah-masalah politik nasional. Kondisinya bagaimana, dan bagaimana kira-kira ke depan, antisipasi beliau seperti apa, saya dengarkan," kata Wiranto.

Dalam pertemuan itu, Wiranto juga meminta pandangan SBY sebagai Ketua Umum Partai Demokrat terkait situasi politik nasional.

Editor:


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)