logo rilis
Demo di Depan PT Telkom, KAMMI: Copot Alex Sinaga
Kontributor
Andi Mohammad Ikhbal
23 April 2018, 20:50 WIB
Demo di Depan PT Telkom, KAMMI: Copot Alex Sinaga
Aksi unjuk rasa KAMMI di depan PT Telkom. FOTO: Istimewa.

RILIS.ID, Jakarta— Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung PT Telkomunikasi Indonesia (Telkom) tbk pada Senin (23/4/2018) siang. 

Mereka mendorong Menteri BUMN Rini Soemarno, memberikan surat rekomendasi dalam sidang RUPST (rapat umum pemilik saham tahunan), supaya tidak mengangkat kembali Dirut PT Telkom Alex J Sinaga.

"Kami menyesalkan sikap PT Telkom yang telah melakukan diskriminasi dalam kegiatan CSR-nya. Ini tentu sangat berbahaya bagi tatanan bernegara," kata Ketua KAMMI, Bahrudin, dalam orasinya.

Sebelumnya, kegiatan Corporate Social Responbility (CSR) memang diduga bermasalah. Pembagian dana santunan tersebut dirasakan pilih kasih untuk kelompok agama tertentu saja.

KAMMI mendesak agar penyaluran dana CSR yang tidak proporsional itu, segera diusut. Selain dapat memicu isu yang menyinggung persoalan SARA, ada dugaan juga tindak pidana korupsi.

"Usut seluruh pimpinan PT Telkom. Dan, copot dirutnya Alex Sinaga," ujarnya. 

Baharudin mengatakan, diskriminatif terlihat dalam bantuan untuk Masjid Raya Mujahidin Pontianak yang cuma Rp100 juta. Sedangkan, pembangunan gereja di sejumlah daerah, semisal NTT mencapai Rp3,5 miliar.

Dan, bukan hanya NTT. Beberapa daerah lain seperti Papua, Papua Barat, Maluku, dan Sumatera Utara, untuk pembangunan gereja, digelontorkan uang secara jor-joran.

"Padahal, dana CSR diperuntukkan untuk masyarakat secara adil dan proporsional," tambah dia.

Namun, sebelumnya Vice President Corporate Communication Telkom, Arif Prabowo, menambahkan kegiatan CSR yang dilakukan Telkom selama ini sudah proporsional sesuai dengan keberagaman masyarakat Indonesia.

"Langkah ini kami lakukan sesuai dengan proporsi umat beragama di Indonesia. Pelaksanaannya mempertimbangan kondisi masyarakat di setiap tempat pelaksanaan kegiatan CSR perusahaan," jelasnya.


500
komentar (0)