logo rilis

Demi UNBK, Siswa dari Pelosok Kotawaringin Harus Menginap 
Kontributor
Elvi R
02 April 2018, 15:56 WIB
Demi UNBK, Siswa dari Pelosok Kotawaringin Harus Menginap 
UNBK. ILUSTRASI: Humas Kemendikbud

RILIS.ID, Sampit— Pelajar dari sekolah di kawasan pelosok Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, harus menginap di Sampit agar bisa mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK) dengan menumpang di sekolah lain.

"Ada 35 siswa kami yang ikut ujian di Sampit. Semua hadir. Mereka sudah mempersiapkan diri, mudah-mudahan hasilnya bagus," kata Kepala SMKN 1 Mentaya Hulu, Tarmizi Taher di Sampit, Senin (2/4/2018).

Menurutnya, SMKN 1 Mentaya Hulu menumpang ujian nasional di SMKN 2 Sampit karena belum memiliki perangkat komputer dan jaringan yang memadai.

Sebanyak 35 pelajar SMKN 1 Mentaya Hulu harus menginap di Sampit karena tidak memungkinkan untuk bolak-balik ke rumah setiap hari dengan waktu tempuh sekitar 3,5 jam. Dinas Pendidikan memfasilitasi mereka dengan menyiapkan tempat di Balai Pelatihan Guru, tidak terlalu jauh dari SMKN 2 Sampit tempat mereka menumpang ujian.

Sekolah pun membekali mereka dengan 15 laptop dan sejumlah guru juga ikut mendampingi dan memberi pengayaan pelajaran di sela waktu istirahat mereka usai pulang ujian. Ini sebagai persiapan siswa menghadapi ujian hari berikutnya.

"Kami tidak ada masalah. Mereka kami perlakukan sama dan ujiannya juga bersamaan dengan siswa kami. Tahun ini ada 311 siswa kami yang ikut ujian, ditambah 35 orang dari SMKN 1 Mentaya Hulu," kata Kepala SMKN 2 Sampit, Ino selaku tuan rumah yang menampung peserta ujian dari SMKN 1 Mentaya Hulu.

Kepala Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur, Bima Ekawardhana mengatakan, ada 2.189 siswa SMK peserta ujian nasional berbasis komputer. Mereka tersebar di 24 sekolah yang ada di Kotawaringin Timur.

"Ada dua sekolah yang menumpang UNBK di sekolah lain karena fasilitas mereka belum memadai. SMKN 1 Mentaya Hulu menumpang di SMKN 2 Sampit, sedangkan SMK Ambarwati menumpang di SMKN 4 Sampit," kata Bima.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)