logo rilis

Demi Pengungsi Gunung Agung, Pramuka Tetap Bertahan di Bali
Kontributor
Tio Pirnando
05 Januari 2018, 00:43 WIB
Demi Pengungsi Gunung Agung, Pramuka Tetap Bertahan di Bali
FOTO: Dok. Pramuka

RILIS.ID, Karangasem— Gerakan Pramuka Nasional Urusan Pengabdian Masyarakat dan Siaga Bencana (Abdimasgana) Eko Sulistio mengatakan, pihaknya tetap bertahan di Bali, membantu para pengungsi Gunung Agung. Padahal, sejumlah lembaga kemanusiaan sudah kembali ke tempat asal mereka.

"Pramuka selalu siap melayani masyarakat dengan sukarela. Pramuka tidak pernah kehilangan peran. Sampai saat ini mereka masih bertahan, poskonya tidak pernah tutup, kita tetap melayani warga di kamp-kamp pengungsian dengan sukarela," ujarnya via siaran pers yang diterima rilis.id di Jakarta, Kamis (4/1/2018).

Gunung Agung dinyatakan berstatus Awas sejak empat bulan lalu. Pemerintah memberlakukan status tersebut sejak gunung tertinggi di Pulau Dewata itu meletus.

Pramuka sendiri membangun tiga posko. Posko Utama Tanah Ampo, Sutasoma Gianyar, dan Bangli Kintamani. Selain membantu para pengungsi, di posko Pramuka Peduli, juga disediakan dapur air dan tiap hari menyediakan makanan dan minuman siap saji.

"Di dapur air, kita sediakan teh, kopi, air mineral, dan makanan siap saji untuk para pengungsi. Kita swasembada, gotong-royong untuk beli minuman dan makanan ringan. Ada juga bantuan dari luar," tuturnya.

"Selama 24 jam, siang dan malam, mereka bekerja secara bergantian untuk membantu sesama, tanpa dibayar alias sukarela," imbuh Eko.

Bahkan, Pramuka dipercaya Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mengelola pusat telepon (call center). Mereka bertugas memberikan informasi kepada masyarakat melalui saluran telepon yang aktif selama 24 jam. Informasi berkaitan dengan aktivitas Gunung Agung dan lain-lain.

"Lalu, data jumlah penyintas (pengungsi), data ketersediaan logistik dan informasi cuaca, serta bandara udara," ujar Komang Ayu Sawitri Widiantari, satu dari 20 Pramuka yang mengemban tugas tersebut.

Menurutnya, keberadaan call center cukup urgen. Pasalnya, Pramuka bisa memberikan informasi yang benar kepada masyarakat terkait aktivitas Gunung Agung. Terlebih, call center memegang data resmi dari BNPB dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).


#Pramuka
#Gunung Agung
#Eko Sulistio
Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)