logo rilis
Dekat dengan SBY hingga Boediono, Ini Sosok Deputi Penindakan KPK
Kontributor
Tari Oktaviani
06 April 2018, 12:57 WIB
Dekat dengan SBY hingga Boediono, Ini Sosok Deputi Penindakan KPK
Brigjen Pol Firli. FOTO: Tribrata News NTB.

RILIS.ID, Jakarta— Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB), Brigjen Pol Firli terpilih menjadi Kepala Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggantikan Irjen Pol Heru Winarko yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN). Rencananya, Firli akan dilantik hari ini usai salat Jumat. 

Dilansir dari beberapa sumber, Firli lahir pada tanggal 7 November 1963 di Prabumulih, Sumatera Selatan. Firli yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda NTB itu menggantikan Kapolda NTB sebelumnya yakni Brigjen Pol Umar Septono. Ia dilantik menjadi  Kapolda NTB pada Selasa 14 Februari 2017 lalu.

Sebelum menjabat sebagai Kapolda NTB, Brigjen Pol Firli telah lebih dulu menjabat sebagai Wakil Kapolda Jawa Tengah. Jauh sebelum itu, ia juga pernah menjabat sebagai Kapolres Kebumen dan Kapolres Brebes di tahun 2008 saat masih berpangkat AKBP.

Firli juga pernah dipercaya menjabat sebagai Wakapolres Metro Jakarta Pusat. Dan sekitar tahun 2011-2012, Firli pernah duduk di Direktur Reserse Kriminal Polda Jawa Tengah, sebelum akhirnya diangkat sebagai ajudan Wakil Presiden RI Boediono.

Usai tuntaskan sebagai ajudan Wakil Presiden RI Boediono, Firli kemudian menjabat sebagai Wakapolda Banten hingga mendapat promosi Brigjen Pol saat dimutasi jadi Karo Dalops Sops Polri.

Firli juga memiliki beberapa jumlah prestasi dalam agenda pemberantasan korupsi, diantaranya pernah mengungkap kasus mafia pajak dengan tersangka Gayus Tambunan. Saat itu, Firli masih berpangkat AKBP dan menjadi anggota tim independen Polri dalam pengungkapan kasus mafia pajak tersebut.

Selain itu ia pernah menuntaskan kasus dugaan korupsi perekrutan CPNS K2 Dompu dengan tersangka Bupati Dompu H Bambang Yasin (HBY) saat dirinya masih menjabat Kapolda NTB.

Lalu seperti apa jenjang karir dan riwayat pendidikan Brigjen Pol Firli, berikut ulasannya; Tahun 1990 dirinya lulus dari Akademi Polisi dan resmi bergabung denag Kepolisian Republik Indonesia. 7 Tahun kemudian Firli diberikan kesempatan belajar di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK).

Dirinya memasuki pendidikan di Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimen) Dikreg 54 tahun 2004. Sebelum Sespim dirinya menjabat Kapolres Persiapan Lampung Timur tahun 2001.

Kemudian tahun 2005-2006 menjabat Kasat III Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Lalu dilanjut menjabat dua kali berturut-turut menjadi Kapolres, yakni Kapolres Kebumen dan Kapolres Brebes.

Lalu tahun 2009 ditarik ke Polres Metro Jakarta Pusat sebagai Wakapolres. Kemudian menjadi Asisten Sespri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di tahun 2010.

Tahun 2011 menjabat Direskrimsus Polda Jateng. Setahun kemudian tepatnya di tahun 2012 kembali ke istana dan menjabat sebagai ajudan Wapres Boediono.

Usai mendampingi Wapres Boediono tahun 2014 Firli menjabat sebagai Wakapolda Banten dengan pangkat Komisaris Besar.

Dan terakhir tahun 2017 menjabat sebagai Kapolda Nusa Tenggara Barat setelah lebih dulu menjadi Wakapolda Jawa Tengah sebelum tahun 2017.

Editor: Sukardjito


500
komentar (0)