logo rilis
Debat Pilgub Jatim Panas, Ini Komentar Pengamat
Kontributor
Budi Prasetyo
11 April 2018, 13:02 WIB
Debat Pilgub Jatim Panas, Ini Komentar Pengamat
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Surabaya— Pengamat politik dari Universitas Airlangga (Unair), Surabaya, Suko Widodo, memberikan sejumlah catatan terhadap jalannya debat publik pertama calon gubernur dan calon wakil gubernur Jawa Timur 2018. Menurut dia, jalannya debat agak kurang terkontrol karena sangat panas.

"Format debat yang membuat perdebatan tidak terkontrol," katanya pada Rabu (11/4/2018).

Dia mengatakan, pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elistianto Dardak cenderung mendominasi jalannya debat. Bahkan, terkesan over dalam memberikan data tentang Jawa Timur. 

"Paslon 1 sangat dominan bermain data, idealnya jangan over data," tambahnya.

Dia mengkritisi, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) sebagai petahana yang kurang tampil baik dalam menjabarkan visi dan misinya. 

"Gus Ipul sebagai petahana menjelaskan program yang telah dilakukan, belum terlihat visinya secara terukur," tambahnya.
 
Ia juga melihat pasangan Khofifah-Emil agresif dalam mengkritisi program lawannya. 

"Khofifah-Emil terlihat lebih agresif dengan beberapa kali mempertanyakan program Paslon 2," tambahnya. 

Ia menyarankan, supaya Gus Ipul-Puti lebih gencar menjabarkan program-programnya, agar masyarakat kecil familiar. Sehingga, ada proses interaksi dengan masyarakat Jawa Timur, ketika program itu diutarakan. 

"Program pasangan Gus Ipul-Puti begitu juga Khofifah-Emil perlu komunikasi lebih lanjut menjelaskan program tidak hanya nama yang bagus. Kedua Paslon belum perlihatkan secara utuh rencana kerjanya, belum terlihat inovasi yang menonjol," pungkasnya. 

Editor: Sukma Alam


500
komentar (0)