logo rilis
Debat Pilgub Jatim II: Khofifah Terlalu Cepat, Gus Ipul Kurang Kuasai Materi
Kontributor
Budi Prasetyo
09 Mei 2018, 19:19 WIB
Debat Pilgub Jatim II: Khofifah Terlalu Cepat, Gus Ipul Kurang Kuasai Materi
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Surabaya— Pengamat politik dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Jawa Timur, Sukowidodo memaparkan keunggulan dan kelemahan pasangan nomor satu Khofifah Indar Parawansa-Emil Elistianto Dardak dan pasangan nomor dua Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno dalam debat kedua Pemilihan Gubernur Jatim 2018.

Suko menegaskan, pasangan nomor satu terlihat memahami data menguasai permasalahan yang ada di Jatim. Adapun Gus Ipul-Puti dinilai sebaliknya.

"Kalau pasangan nomor satu datanya memadai dan menguasai permasalahan. Pilihan diksi dan materi yang disampaikan juga tepat," katanya pada Rabu (8/5/2018).

Menurut dia, intonasi yang digunakan Khofifah-Emil dalam debat juga pas, dan pilihan gestur yang digunakan bisa dipahami masyarakat.

"Intonasinya bagus, gestur bagus dan selalu tersenyum," katanya.

Tetapi, terkadang materi yang disampaikan sangat cepat, sehingga membuat publik agak sulit memahami.

"Speed-nya terkadang terlalu cepat," katanya.

Sementara itu, pasangan nomor dua, kata Suko, terlihat kurang menguasai materi, dan tidak terukur dalam menyampaikan data.

"Kurang menguasai materi. Datanya cenderung kualitatif, katanya.

Namun, Suko menyebut, kalau pasangan Gus Ipul-Puti menggunakan bahasa yang membumi sehingga mudah dicerna masyarakat.

"Bahasanya dekat dengan masyarakat kebanyakan sehingga mudah dicerna," katanya.

Dijelaskan Suko, ke depan pada debat publik ketiga, pasangan Gus Ipul-Puti harus melakukan perbaikan.

"Gestur kurang luwes dan tampak kaku dan speed bicara lamban," pungkasnya.

Editor: Eroby JF


500
komentar (0)