logo rilis

Debat Kisruh, KPU Jabar Akui Kecolongan tapi Ogah Dibilang Lalai
Kontributor
Sukma Alam
17 Mei 2018, 09:33 WIB
Debat Kisruh, KPU Jabar Akui Kecolongan tapi Ogah Dibilang Lalai
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Bandung— Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat mengakui kecolongan yang dilakukan pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu membentangkan kaus #2019GantiPresiden dalam debat beberapa waktu lalu. Sehingga hal tersebut terjadi kisruh antar pendukung pasangan calon.

"Kecolongan saya mengakui kecolongan tapi kalau ada yang ngomong KPU lalai, kalau KPU lalai saya tantang lalai-nya di mana?" ujar Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat di Bandung, Kamis (17/5/2018).

Yayat mengatakan, tindakan yang dilakukan Sudrajat-Ahmad Syaikhu luput dari pengamatannya. Bahkan, ia tidak tahu pasangan calon gubernur nomor urut tiga tersebut membawa kaos saat menyampaikan pernyataan penutup.

Menurut dia, apa yang dilakukan Sudrajat-Syaikhu telah melanggar tata tertib tentang debat. Seharusnya, masing-masing pasangan hanya menyampaikan visi, misi, dan programnya, tanpa menyinggung unsur lain yang tidak berhubungan dengan debat Pilgub Jabar.

"Seharusnya yang dibawa Paslon mengenai atribut itu yang berhubungan dengan Paslon sendiri bukan di luar itu," katanya.

Kata dia, sebelum penyelenggaraan debat, KPU bersama Bawaslu serta tim pemenangan para calon melakukan rapat koordinasi membahas prosedur debat kandidat.

"Tata tertib dari debat ini sumbernya dua PKPU dan masukan-masukan tim kampanye Paslon. Karena ini dirumuskan bersama-sama harusnya konsisten menegakkan apa yang sudah kita tetapkan," katanya.

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)