logo rilis

Dapat Kunjungan Universitas Andalas, Balitbangtan Paparkan Peran Bioteknologi
Kontributor
Elvi R
05 Mei 2018, 01:00 WIB
Dapat Kunjungan Universitas Andalas, Balitbangtan Paparkan Peran Bioteknologi
FOTO: Humas Balitbangtan

RILIS.ID, Bogor— Sebanyak 58 orang yang terdiri dari dosen dan mahasiswa jurusan Ilmu Tanah, Universitas Andalas telah berkunjung ke Balitbangtan di Balai Besar Litbang Sumberdaya Genetik Pertanian (BB Biogen). Dalam sambutannya Kepala BB Biogen Ir. Mastur, MSi, Ph.D. memaparkan secara singkat tentang peran bioteknologi pertanian.

“Ilmu tanah dan sumber daya genetik pertanian (SDG) itu saling bersinergi. Demikian juga bioteknologi. Saya berharap dengan kunjungan ini dapat menambah wawasan mahasiswa. Karakteristik SDG lokal dan tanah (serta iklimnya) memiliki hubungan erat. Sebagai contoh, gen ketahanan rendaman atau kekeringan berpeluang besar ditemukan pada tanaman tumbuh pada lahan sering tergenang atau sering mengalami kekeringan. Begitu juga karakter lain,” kata Ir. Mastur, MSi, Ph.D beberapa waktu belakangan.

Setelah pemaparan singkat oleh Kepala Balai, Ir. Mastur, MSi, Ph.D., seluruh dosen dan mahasiswa melihat langsung Laboratorium Biologi Sel dan Jaringan. Disambut oleh Dr. Rossa Yunita, SP, M.Si., salah satu peneliti Biologi Sel dan Jaringan, seluruh dosen dan mahasiswa semangat untuk mendapatkan ilmu baru. 

“Dengan teknologi kultur jaringan, kami telah menghasilkan beberapa galur dan varietas unggul seperti padi toleran salinitas, jeruk seedless, sorgum manis, tanaman hias air (akuatik), rumput gajah protein tinggi, dan cabai merah unggul," ungkap peneliti BB Biogen, Papar Dr. Rossa Yunita, SP, M.Si.

Penjelasan yang singkat karena terbatasnya waktu tidak menyurutkan semangat mahasiswa/I untuk menyimak penjelasan dari Dr. Rossa Yunita, SP, M.Si.

“Dengan melihat teknologi pertanian yang maju, sangat canggih dan saat ini Balitbangtan telah menghasilkan berbagai produk pertanian yang sangat bermanfaat. Saya juga berharap ada varietas baru yang tahan terhadap perubahan iklim ekstrim saat ini. Ini merupakan suatu tantangan untuk kita semua,” ujar Dosen Universitas Andalas Ir. Lusi Meira, M.Agr. Sc.

Adanya informasi dan ilmu baru yang diperoleh pada kunjungan kali ini, tidak hanya tahu tentang peralatan bioteknologi dan SDG tetapi juga produk yang telah dihasilkan. Adanya dukungan bioteknologi pertanian saat ini diharapkan dapat menghasilkan produk unggul pertanian yang dapat meningkatkan pendapatan petani dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

Sumber: Nurul Ulfah/Ir Mastur PhD/Balitbangtan


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)