Home » Peristiwa » Nasional

Dapat Hembusan Menterinya Bakal Diganti, Ini Jawaban PAN

print this page Sabtu, 13/1/2018 | 14:28

FOTO: RILIS.ID/ Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Saleh Partaonan Daulay menganggap isu reshuffle hanya dihembuskan orang-orang berkepentingan. Ia sendiri enggan menanggapi hal tersebut secara serius, meskipun berisiko mengancam kadernya.

"Kalau ada yang menghembuskan isu, mungkin ada kepentingannya. Tentunya kepentingan politik," kata Saleh kepada rilis.id, Sabtu (13/1/2018).

Dia mengatakan, pihaknya tidak mengetahui darimana isu tersebut muncul, dan menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

"Jangan juga tanya pada kami. Silakan ditanyakan langsung pada presiden," ujar Saleh.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI itu menjelaskan, reshuffle kabinet merupakan hak prerogatif dari Presiden Jokowi dan dijamin oleh undang-undang. Sehingga, pihaknya tidak ingin campur tangan terhadap keputusan Jokowi terkait rencana pergantian menteri tersebut.

"Kapan reshuffle mau dilaksanakan, siapa yang mau diganti, siapa penggantinya, dan berapa orang yang mau diganti, semua itu adalah kewenangan presiden. Karena itu, kita tidak mau memasuki ranah tersebut," jelasnya.

Seperti diketahui, Jokowi akan segera melakukan pergantian Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa yang maju di Pilkada 2018. Bersamaan dengan Khofifah, Jokowi dikabarkan juga akan melakukan pergantian lainnya, salah satunya kader PAN, Asman Abnur yang menduduki Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB).

Asman disebut-sebut bakal diganti lantaran PAN selama ini dianggap sering bertentangan dengan pemerintah dalam mengambil keputusan. Di antaranya, sikap partai berlambang Matahari itu yang berbeda dalam keputusan mengenai UU Pemilu dan juga UU Ormas di parlemen.

Penulis Zulhamdi Yahmin
Editor Intan Nirmala Sari

Tags:

Menteri PAN RBReshuffle Kabinet JokowiKader PanSaleh Partaonan Daulay