logo rilis
Dana Nasabah Bank Mandiri Ikut Hilang, Ini Kata Kapolda
Kontributor
Budi Prasetyo
20 Maret 2018, 16:51 WIB
Dana Nasabah Bank Mandiri Ikut Hilang, Ini Kata Kapolda
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Surabaya— Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Timur (Jatim) Irjen Pol Mahfud Suroso mengatakan, kasus pencurian data nasabah (skimming) Bank Mandiri di anjungan tunai mandiri (ATM) Surabaya sudah diselesaikan dan ditangani bank setempat. 

"Lapor ke banknya dan bisa diselesaikan. Masyarakat diimbau agar hati-hati, khususnya ketika ada orang yang menghubungi dan ngaku dari bank. Harus waspada," ujarnya di Grand City Surabaya, Selasa (20/13/2018).

Mahfud mengatakan, kasus skimming nasabah Mandiri murni merupakan tindak kriminal. Bahkan, pelaku skimming yang berasal dari luar negeri sudah ditangkap oleh Mabes Polri. Ia menjelaskan, pelaku skimming nasabah Mandiri Surabaya, merupakan satu jaringan dengan yang ada di Jakarta. Sampai saat ini, polisi terus mendalami kasus itu agar bisa diungkap.

"Mungkin satu rangkaian yang di Kediri (skimming ATM BRI) sama kasus yang ada di Jakarta. Kita sedang dalami kasus ini," katanya saat Rapat Koordinasi Pilkada.

Sebagai informasi, mengutip Jawa Pos, Senin (19/3), di Surabaya puluhan nasabah ramai-ramai mendatangi kantor Bank Mandiri KCP Surabaya Graha Pena, Senin (19/3). Mereka mengurus pemblokiran rekening, lantaran saldo mereka terkuras secara misterius.

Beberapa nasabah tersebut mengaku kehilangan dana mulai dari Rp178 ribu, Rp700 ribu, Rp2 juta, bahkan ada yang merugi hingga Rp5 juta.

Sebelumnya, Kepala Cabang BRI Kediri Dadi Kusnadi mengatakan, beberapa nasabah mengadukan kehilangan saldo rekening berkisar Rp2 juta sampai Rp3 juta. Namun, Kepala Polsek Ngadiluwih AKP Shokib Dimyati di Kediri sempat menyebut ada yang melaporkan kehilangan sebesar Rp5 juta.

Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) mencatat hingga Rabu (14/3) ada 87 nasabah BRI yang melapor bahwa saldo  rekeningnya telah berkurang secara misterius.

Editor: Intan Nirmala Sari


500
komentar (0)