logo rilis
Dana Desa Harus 100 Persen untuk Rakyat
Kontributor
Andi Mohammad Ikhbal
25 Maret 2018, 02:10 WIB
Dana Desa Harus 100 Persen untuk Rakyat
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza.

RILIS.ID, Tanggerang— Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Soepriyatno menilai, penggunaan dana desa di sejumlah kabupaten/kota sudah cukup berhasil, di antaranya Kabupaten Tanggerang. Karena, 100 persen anggaran tersebut dipakai untuk kepentingan rakyat setempat.

"Penyerapan dana desa untuk tahap pertama, kedua, dan lima tahun ke depan ini memang diarahkan untuk kepentingan masyarakat," kata dia dalam siaran persnya, belum lama ini.

Undang-Undang Desa telah menempatkan desa sebagai ujung tombak pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. 

Desa juga diberikan kewenangan dan sumber dana yang memadai, agar dapat mengelola potensi yang dimilikinya, guna meningkatkan ekonomi dan kesejahtaraan masyarakat.

"Banyak sekali kegiatan-kegiatan di desa yang sudah berhasil dan hanya sedikit sekali yang belum mendapat klarifikasi," ujar Politisi dari Fraksi Gerindra ini. 

Menurut dia, banyak aturan baik di tingkat pusat maupun daerah yang sudah sangat dipahami oleh kepala desa serta para perangkatnya. Cuma sebagian saja, yang dianggapnya masih butuh klarifikasi aparat penegak hukum.

"Sedikit sekali lah ya, yang laporan-lapotannya yang tidak sesuai," ujar dia.

Kasus lainnya ditemukan Anggota Komisi XI DPR RI, Elviana, yang menyatakan ada seorang kepala desa di Lampung Tengah, meminta nominal dana desa yang diterima tiap tahunnya diturunkan, bahkan pengelolaannya diberikan ke pihak lain.

"Ini sesuatu yang aneh bin ajaib, berarti ini menunjukkan ketakutan dalam mengelola dana desa itu. Makanya, kita di Komisi XI sudah mengantisipasi hal ini," ujar dia.

Pada 2018 ini, pihak dewan sudah mendorong anggaran untuk Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) membuat program diklat. Sehingga, perangkat-perangkat desa mengerti mengelola keuangan dana desa.


500
komentar (0)