logo rilis
Dalami Kasus Infrastruktur di Riau, Joko Widodo Dipanggil KPK
Kontributor
Tari Oktaviani
18 Mei 2018, 13:46 WIB
Dalami Kasus Infrastruktur di Riau, Joko Widodo Dipanggil KPK
Juru Bicara KPK, Febri Diansyah. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut kasus suap di Bengkalis, Rau. Seperti hari ini, seorang karyawan PT Citra Gading Asritama bernama Joko Widodo dipanggil penyidik.

Sedianya Joko akan menjadi saksi untuk M Nasir (MNS), mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bengkalis, yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Joko Widodo seorang karyawan PT Citra Gading Asritama menjadi saksi untuk MNS," ujar Juru bicara KPK, Febri Diansyah, di Jakarta, Jumat (18/5/2018).

Pemilik PT Citra Gading Asritama, Ichsan Suaidi, turut dijadwalkan diperiksa penyidik KPK. Dia dipanggil sebagai saksi untuk Nasir.

Dalam kasus tersebut, Nasir bersama Direktur Utama PT Mawatindo Road Construction, Hobby Siregar, diduga memperkaya diri dalam proyek peningkatan Jalan Batu Panjang, Kecamatan Nyirih, Bengkalis, pada 2013-2015. Hobby juga telah ditetapkan sebagai tersangka.

Akibat perbuatannya, Hobby dan Nasir dijerat Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Editor: Fatah H Sidik


500
komentar (0)